
Letusan Gunung Anak Krakatau berakhir

Jakarta (ANTARA) - Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyatakan erupsi menerus Gunung Anak Krakatau telah berakhir setelah berlangsung selama 25 jam, namun aktivitas vulkanik masih terus dipantau karena tingkat kegempaan masih tinggi.
Kepala Badan Geologi Lana Saria dalam keterangan resminya diterima di Jakarta, Senin menjelaskan episode erupsi menerus Gunung Anak Krakatau berlangsung sejak Jumat (4/9) pukul 23.07 WIB hingga Minggu (6/9) pukul 00.04 WIB.
Setelah periode tersebut berakhir, aktivitas erupsi kembali menunjukkan pola letusan ringan yang menjadi karakteristik Gunung Anak Krakatau yang berada di Provinsi Lampung tersebut.
"Setelah episode erupsi menerus berakhir, teramati tiga kali erupsi strombolian dengan warna kolom erupsi hitam. Kembalinya erupsi strombolian yang merupakan karakteristik khas Gunung Anak Krakatau, untuk sementara diinterpretasikan sebagai akhir dari episode erupsi menerus yang cukup panjang tersebut," ujar Lana.
Lana menyampaikan meski episode erupsi menerus telah selesai, hasil pemantauan instrumental pada periode 6-7 September 2026 masih menunjukkan dinamika kegempaan yang tinggi.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Badan Geologi sebut erupsi menerus Gunung Anak Krakatau berakhir
Pewarta : Ahmad Muzdaffar Fauzan
Editor: Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
