Logo Header Antaranews Makassar

Pemilik pastikan kapalnya layak bawa pewarta ke Anak Krakatau

Rabu, 9 September 2026 11:02 WIB
Image Print
Personel Basarnas Banten bersama personel Ditpolairud bersiap untuk operasi SAR hari kedua kapal penumpang hilang kontak di Dermaga Marina Lippo Carita, Pandeglang, Banten, Rabu (9/9/2026). Basarnas menggelar operasi hari kedua pencarian kapal cepat yang membawa rombongan jurnalis termasuk seorang pewarta foto LKBN Antara yang dilaporkan hilang kontak di perairan Selat Sunda saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/wsj.

Jakarta (ANTARA) - Pemilik kapal yang membawa rombongan jurnalis untuk meliput erupsi Gunung Anak Krakatau, Sandi Wiasa, memastikan kapal dalam kondisi layak berlayar dan dilengkapi dokumen serta jaket pelampung saat bertolak dari Dermaga Pegedongan, Carita, Banten, Senin (7/9).

“Kapal yang dipergunakan adalah kapal saya, itu berangkat kemarin sekitar jam 14.00 WIB lebih dari Dermaga Pegedongan,” kata Sandi dalam keterangan visual dipantau di Jakarta, Selasa (8/9) malam.

Sandi mengatakan kondisi perairan ketika kapal berangkat tergolong normal dan kapal membawa delapan orang, sesuai dengan kapasitas kapal.

“Masih layak. Kapal layak untuk jalan,” ujar dia.

Ia juga memastikan kapal memiliki dokumen perizinan serta jaket pelampung.

“Untuk kelengkapan, untuk perizinan kita ada, surat-surat kapal kita ada, terus life jacket ada, Pak,” kata Sandi.

Data sementara Basarnas mencatat terdapat sedikitnya tujuh orang yang dalam pencarian (DP), di antaranya pewarta foto LKBN ANTARA M Bagus Khoirunnas, Ari Basuki (Merdeka), Yudhis (iNews), Daus (Anadolu), Donal (pewarta lepas/freelance), serta dua orang lainnya yang masih dalam proses pendataan.



Berita selengkapnya : Pemilik pastikan kapal layak bawa jurnalis ke Anak Krakatau



Pewarta :
Editor: Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2026