
Ini komentar mahasiswi terkait manfaat aplikasi JKN BPJS Kesehatan

Makassar (ANTARA) - Seorang mahasiswi asal Makassar bernama Diah Fermata Sari (21) menyampaikan memanfaatkan inovasi digital BPJS Kesehatan melalui aplikasi mobile JKN untuk memperoleh kemudahan layanan kesehatan secara lebih cepat dan praktis.
"Saya sangat terbantu dengan adanya aplikasi JKN. Aplikasinya bisa diakses kapan saja melalui ponsel, jadi saya bisa berkonsultasi tanpa harus mengantre lama di puskesmas atau rumah sakit," katanya mengapresiasi layanan tersebut di Makassar.
Dalam keterangannya, Kamis, ia menuturkan sempat mengalami keluhan nyeri pada bagian ulu hati selama beberapa bulan terakhir. Awalnya, dianggap keluhan itu biasa dan hanya gangguan kesehatan ringan sehingga tidak segera memeriksakan diri. Namun, rasa sakitnya semakin sering muncul dan mengganggu aktivitasnya.
"Awalnya saya kira hanya sakit biasa sehingga tidak dihiraukan. Namun, lama-kelamaan rasa sakitnya semakin sering muncul mulai mengganggu aktivitas, sehingga diputuskan periksa," ujarnya
Kendati sempat ragu memeriksakan diri ke dokter karena memikirkan biaya serta proses administrasi yang biasanya menghabiskan waktu lama. Tetapi setelah memperoleh informasi dari tetangganya gunakan aplikasi JKN akan memudahkan layanan.
Perubahan dirasakan ketika Diah mulai menggunakan aplikasi tersebut tentang kemudahan layanan kesehatan maupun akses berbagai layanan secara digital tanpa harus datang langsung ke fasilitas kesehatan untuk mengambil antrean atau melakukan konsultasi awal.
"Setelah menjalani pemeriksaan, dokter menjelaskan kondisi saya dan memberikan pengobatan yang tepat. Prosesnya cukup cepat dan tidak berbelit, dan saya merasa sangat terbantu," ujarnya.
Diah menuturkan, seluruh proses pengobatan yang dijalani ditanggung oleh BPJS Kesehatan serta ia tidak perlu khawatir terhadap biaya pelayanan kesehatan berapa yang harus dikeluarkan, karena sudah ditanggung BPJS Kesehatan.
“Alhamdulillah, pengobatan berjalan lancar dan saya bisa kembali beraktivitas seperti biasa. Biaya pengobatan juga ditanggung, jadi tidak terbebani secara finansial," tuturnya.
Usai menjalani pengobatan, ia pun rutin memanfaatkan aplikasi mobile JKN untuk memantau kesehatannya maupun konsultasi lanjutan ke dokter.
Menurutnya, layanan digital seperti ini sangat relevan dengan kebutuhan generasi muda yang menginginkan akses layanan kesehatan praktis, cepat, dan mudah dijangkau.
"Sampai sekarang saya masih menggunakan aplikasi JKN untuk konsultasi dan kontrol rutin. Menurut saya, ini sangat membantu karena semua bisa diakses dengan mudah melalui smartphone atau ponsel pintar," katanya menambahkan.
Pewarta : M Darwin Fatir
Editor: Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
