Logo Header Antaranews Makassar

Pemkot siapkan 18 SPAM untuk distribusi air bersih di Makassar

Kamis, 10 September 2026 12:01 WIB
Image Print
Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Makassar bersama petugas Pemadam Kebakaran serta PDAM melakukan pendistribusian air bersih kepada warga di berbagai tempat yang terdampak kekeringan ekstrem dan kesulitan air bersih di Makassar, Kamis (10/9/2026). ANTARA/HO-Pemkot Makassar

Makassar (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) mengerahkan mobil tangki untuk mendistribusikan air bersih ke wilayah terdampak kekeringan dan kesulitan air serta menyiapkan 18 Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di sejumlah lokasi untuk membantu kesulitan warga.

Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin di Makassar, Kamis, telah menginstruksikan jajarannya, termasuk Direksi PDAM, untuk terus memperkuat penyaluran bantuan air bersih kepada masyarakat yang terdampak kemarau panjang.

"Kondisi cuaca ekstrem dan musim kemarau yang berlangsung panjang telah membuat ketersediaan air bersih menjadi persoalan serius yang harus segera ditangani pemerintah kota," ujarnya.

Munafri Arifuddin mengatakan langkah-langkah strategis yang telah siapkan dan dijalankan dengan menyiapkan air tanki ke lorong-lorong dan memasok air bersih ke pemukiman warga.

"Sekarang dijalankan oleh SKPD terkait dipimpin BPBD, di dalamnya ada Damkarmat, DLH, PU, mendatangkan armada mobil tangki air ke permukiman warga," katanya.

Menurutnya, Pemkot Makassar saat ini mengerahkan seluruh instrumen yang dimiliki untuk memastikan masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan pasokan air bersih.

Distribusi dilakukan secara kolaboratif melalui sejumlah instansi sudah berjalan. Ia meminta masyarakat yang membutuhkan bantuan air bersih untuk segera melapor melalui kelurahan masing-masing atau pihak kecamatan.

Pelaporan tersebut dinilai penting agar pemerintah dapat memetakan titik-titik yang benar-benar mengalami kekeringan dan menyalurkan bantuan sesuai kebutuhan.

"Kami berharap warga masyarakat yang membutuhkan kebutuhan air bersih melapor ke lurah masing-masing untuk memastikan di mana titik-titik yang akan diantarkan air kebutuhan air ini di tengah-tengah masyarakat yang membutuhkan," terangnya.

Berdasarkan data BPBD Makassar, sebanyak 49 rit distribusi air bersih telah dilakukan dengan total penerima manfaat mencapai 3.802 Kepala Keluarga (KK) atau 12.939 jiwa.

Penyaluran tersebut tersebar di kini bertambah dari 50 titik menjadi 175 titik setiap hari kepada warga yang membutuhkan pasokan air bersih.

Wali Kota Makassar itu memastikan distribusi akan terus dilakukan secara bertahap dan menyesuaikan kondisi di lapangan.

Munafri mengatakan BPBD saat ini telah menerapkan status tanggap darurat bencana kekeringan sehingga penyaluran air bersih dilakukan secara intensif setiap hari.

"Kolaborasi BPBD dengan instansi lain seperti PMI, PDAM, setiap hari lebih dari puluhan titik sudah menyalurkan air bersih ke tengah-tengah warga Kota Makassar setiap harinya," ucap Munafri Arifuddin.



Pewarta :
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026