Logo Header Antaranews Makassar

Pelindo Regional 4 gandeng BNN edukasi bahaya narkoba pada pelajar

Kamis, 10 September 2026 17:44 WIB
Image Print
Suasana kegiatan edukasi antinarkoba yang dilakukan pihak PT Pelindo Regional 4 bersama BNN Provinsi Sulawesi Selatan di SMA Negeri 4, Makassar. ANTARA/HO-Pelindo Reg 4

Makassar (ANTARA) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 bersama Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sulawesi Selatan memperkuat upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar melalui Program Edukasi Anti Narkoba di SMA Negeri 4 Makassar.

"Kegiatan ini menjadi bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pelindo bekerja sama dengan Yayasan Sustainable Impact.ID dan Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sulawesi Selatan," kata Division Head Pelayanan SDM dan Umum Pelindo Regional 4 Rinto Syaiful di Makassar, Kamis.

Dia mengatakan program tersebut merupakan wujud kepedulian perusahaan terhadap pembangunan sumber daya manusia, khususnya dalam membentuk generasi muda yang sehat, tangguh, dan produktif.

“Melalui program TJSL ini, Pelindo ingin berkontribusi dalam melindungi generasi muda dari ancaman narkoba,” ujar dia.

Dia menjelaskan pelaksanaan program edukasi di lingkungan sekolah dipilih karena institusi pendidikan memiliki peran penting dalam membentuk karakter sekaligus meningkatkan kesadaran pelajar terhadap berbagai risiko sosial.

Kepala SMA Negeri 4 Makassar Andi Supardin Gading mengapresiasi dipilihnya sekolah tersebut sebagai lokasi pelaksanaan program.

Menurut dia, edukasi mengenai bahaya narkoba penting untuk membangun pemahaman sekaligus memperkuat ketahanan diri para pelajar.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pelindo, BNN Provinsi Sulawesi Selatan, dan Yayasan Sustainable Impact.ID atas pelaksanaan kegiatan ini," katanya.

Program seperti ini bermanfaat karena memberikan pemahaman langsung kepada siswa mengenai bahaya narkoba dan pentingnya menjaga masa depan mereka.

Andi berharap, para siswa tidak hanya memahami materi yang disampaikan, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan yang menyebarkan pesan positif tentang pencegahan narkoba di lingkungan sekolah, keluarga, dan masyarakat.

Kepala BNN Provinsi Sulawesi Selatan Brigjen Pol Agung Prabowo sebagai pemateri menegaskan bahwa pelajar merupakan kelompok strategis dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba.

Menurut dia, penguatan pengetahuan sejak dini diperlukan agar generasi muda mampu mengenali berbagai bentuk dan modus peredaran narkoba serta memahami dampaknya terhadap kesehatan, pendidikan, kehidupan sosial, dan masa depan.



Pewarta :
Editor: Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2026