Logo Header Antaranews Makassar

PLN UID Sulselrabar gelar salat istisqa hadapi musim kemarau

Jumat, 11 September 2026 06:47 WIB
Image Print
PLN UID Sulselrabar saat menggelar sholat istisqa bersama untuk memohon hujan di tengah musim kemarau. Kegiatan ini digelar di Makassar, Kamis (10/09/2026). ANTARA/HO-Humas PLN

Makassar (ANTARA) - PT PLN Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat (UID Sulselrabar) menggelar Shalat Istisqa sebagai ikhtiar bersama memohon turunnya hujan dan rahmat Allah SWT dalam menghadapi musim kemarau panjang.

Shalat Istisqa diikuti oleh karyawan dan karyawati PLN UID Sulselrabar bersama jajaran PLN Unit Induk Pembangunan Sulawesi (UIP SUL) dan Unit Pelaksana Pengatur Beban (UP2B) Makassar di Makassar, Kamis kemarin.

General Manager PLN UID Sulselrabar Edyansyah menyampaikan bahwa pelaksanaan Shalat Istisqa merupakan bentuk ikhtiar bersama yang melengkapi berbagai upaya teknis PLN dalam menjaga keberlangsungan sistem kelistrikan.

“Ikhtiar kita tidak hanya dilakukan melalui langkah-langkah teknis, tetapi juga melalui doa dan munajat. Hari ini kita bersama-sama memohon kepada Allah SWT agar diturunkan hujan yang membawa rahmat dan keberkahan, sehingga memberikan kebaikan bagi masyarakat, lingkungan, dan sistem kelistrikan kita,” urai Edyansyah.

Menurutnya, hujan merupakan bagian penting dari keseimbangan alam dan memiliki peran besar dalam mendukung keberlangsungan berbagai aktivitas masyarakat. Karena itu, momentum Shalat Istisqa diharapkan dapat memperkuat kepedulian dan kebersamaan seluruh insan PLN dalam menghadapi kondisi yang ada.

“Kami juga memohon dukungan dan doa dari seluruh masyarakat agar berbagai upaya yang sedang dilakukan PLN dapat berjalan dengan lancar dan kondisi kelistrikan dapat segera kembali optimal,” tambahnya.

Edyansyah menegaskan, PLN akan tetap melakukan berbagai langkah teknis secara maksimal untuk menjaga keandalan sistem kelistrikan.

Di saat yang sama, seluruh insan PLN diajak untuk tidak berhenti berdoa dan memohon pertolongan Allah SWT, dengan harapan turunnya hujan tidak hanya menjadi rahmat bagi keberlangsungan alam dan kehidupan masyarakat, tetapi juga membawa keberkahan bagi seluruh wilayah Sulawesi Selatan dan sekitarnya.

Kegiatan ini menjadi momentum bagi insan PLN untuk bersama-sama bermunajat dan memohon kepada Allah SWT agar menurunkan hujan yang membawa keberkahan bagi masyarakat, lingkungan, serta keberlangsungan kehidupan.

Shalat Istisqa dipimpin Dr Muh Basran Yusuf selaku imam sekaligus khatib. Dia menyampaikan bahwa Shalat Istisqa merupakan salah satu bentuk ikhtiar seorang hamba memohon pertolongan kepada Allah SWT, menyadari keterbatasan manusia dan sepenuhnya berharap kepada pertolongan-Nya.

“Shalat Istisqa ini adalah wujud penghambaan kita untuk memohon pertolongan kepada Allah SWT. Setiap hari kita membaca Surah Al-Fatihah dan memohon, ‘Iyyaka na'budu wa iyyaka nasta'in’—hanya kepada-Mu kami menyembah dan hanya kepada-Mu kami memohon pertolongan," ujarnya.

Dia juga mengajak jamaah untuk tidak hanya memohon agar langit menurunkan hujan, tetapi juga memohon agar Allah SWT menghujani hati setiap hamba dengan keimanan, ketakwaan, dan keberkahan.

Doa dan munajat juga dipanjatkan agar Allah SWT melepaskan apa yang tertahan di langit dan menurunkan hujan yang membawa rahmat serta keberkahan di seluruh wilayah kerja PLN UID Sulselrabar, termasuk wilayah-wilayah pembangkit yang membutuhkan air, sehingga hujan tersebut dapat memberikan manfaat bagi kehidupan masyarakat, lingkungan, dan keberlangsungan sistem kelistrikan.

Kegiatan ini menjadi bentuk ikhtiar spiritual insan PLN di tengah kondisi cuaca dan lingkungan yang membutuhkan turunnya hujan dan juga untuk memperkuat ikhtiar melalui doa dan kepasrahan kepada Allah SWT.




Pewarta :
Editor: Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2026