
Jurnalis Tempo berbagi tips menulis saat workshop bahaya tembakau bagi anak

Makassar (ANTARA) - Jurnalis senior Tempo Bagja Hidayat berbagi tips menulis secara singkat terkait menulis artikel berkedalaman saat workshop wartawan yang digelar Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI), Jumat.
Dalam workshop terkait peran media dalam mendukung kebijakan pelarangan total iklan, promosi dan sponsor rokok itu, Bagja mengatakan hal mendasar yang dibutuhkan dalam menulis berita atau artikel adalah pengetahuan dan perspektif menulis.
"Jadi, pengetahuan mutlak diperlukan oleh seorang wartawan," kata Bagja menanggapi pertanyaan seorang peserta workshop.
Selain itu, menurutnya, bergaul dengan pihak-pihak yang berkaitan dengan tema yang akan ditulis juga akan membentuk perspektif tulisan.
Selanjutnya, pemahaman berbagai isu antara lain bidang ekonomi, sosial, politik akan bisa menangkap isu yang kompleks.
LPAI sendiri menyoroti strategi pemasaran dan promosi industri tembakau rokok yang kian masif menyasar anak-anak dan remaja. Hal itu dinilai akan berdampak buruk bagi anak, terutama dari sisi keaehatan.
Workshop itu juga dihadiri Duta Anak 2022 Alya Eka Khairunnisa yang memaparkan berbagai temuan penting mengenai pergeseran tren dan taktik promosi produk tembakau yang memanfaatkan media digital, ruang publik, hingga titik penjualan terdekat.
Alya memaparkan akses anak-anak terhadap produk tembakau kini semakin mudah melalui berbagai lini media.
Selain itu, ada pemateri dari Udayana Institute Ni Made Dian Kurniasari yang memaparkan bahaya rokok maupun vape bagi anak atau perokok pasif lainnya.
Dia meminta para perokok untuk semaksimal mungkin menghindarkan orang lain terkena paparan asap rokok yang berbahaya. "Bisa dimulai dari keluarga di rumah," katanya.
Sementara Ketua Umum LPAI Samsul Ridwan menekankan pentingnya kolaborasi antara LPAI dan media dalam memperkuat perlindungan anak.
Menurutnya, media mempunyai posisi strategis dalam membentuk opini dan pemahaman publik sekaligus mengawal kebijakan pemerintah agar semakin berpihak pada kepentingan terbaik anak.
Pewarta : Antara
Editor: Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
