
Antrean BBM di Makassar makin parah, warga tagih janji

Makassar (ANTARA) - Antrean panjang kendaraan yang akan mengisi BBM di SPBU di Kota Makassar pada Sabtu pagi dinilai kian parah, masyarakat pun menagih janji ke pihak terkait yang mengatakan stok bahan bakar aman dan melayani 24 jam.
"Saya sejak subuh antri di sini. Ini sudah jam 7 lebih, SPBU belum buka," kata seorang warga saat mengantre di SPBU Sudiang Makassar, Sabtu.
Dia pun menagih janji pemerintah maupun Pertamina yang sebelumnya menyatakan stok BBM aman dan SPBU disiagakan selama 24 jam untuk melayani masyarakat. "Mana buktinya, kita sudah menunggu," kata warga lainnya sembari menunjuk ke spanduk bertuliskan "STOCK AMAN. SPBU OPERASIONAL 24 JAM".

Ratusan pengantre yang menggunakan sepeda motor maupun kendaraan roda empat atau lebih mau tak mau harus menunggu SPBU buka dan beroperasional.
"Mau tak mau harus tunggu. Mau ke mana lagi harus isi bensin?," tanyanya.
Antrean panjang pembeli BBM ini panjangnya mencapai ratusan meter hingga memenuhi setengah jalan sehingga membuat arus lalu lintas tersendat.
Kondisi demikian terjadi hampir sepekan terakhir di Ibu Kota Provinsi Sulawesi Selatan ini maupun di daerah lainnya. Sebelumnya, hanya terdapat antrean kendaraan besar yang akan mengisi solar tapi saat ini pencari bensin pun ikut mengantri. "Susah amat cari bensin. Kita ini mau beli bukan mengutang," kata warga lainnya.
Baca juga: Audiensi dengan Gubernur Sulsel, Pertamina ungkap permasalahan dan cara atasi antrean BBM
Baca juga: BBM langka, Pemkot Makassar berlakukan sekolah daring
Pewarta : Antara
Editor: Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
