
Unhas luncurkan lima program untuk kampus masa depan

Makassar (ANTARA) - Universitas Hasanuddin memperkenalkan lima program strategis yang dirancang untuk menjawab kebutuhan kampus masa kini sekaligus menyiapkan landasan bagi pengembangan universitas ke depan pada momentum Dies Natalis ke-70.
Rektor Unhas Prof Dr Jamaluddin Jompa di Makassar, Kamis, mengatakan lima inisiatif tersebut adalah Unhas Prime, Unhas Excellent Program Indicator (EPI), Campus Immigration Point (CIP Unhas), Unhas Satu Data, dan Critical Mineral Institute.
Ia menjelaskan, program Unhas Prime dikembangkan dengan pendekatan yang lebih menyeluruh terhadap kesehatan sivitas akademika.
Program ini menggabungkan kesehatan fisik, mental, dan spiritual dalam satu sistem yang dilengkapi indikator serta basis data sehingga perkembangannya dapat dipantau secara berkelanjutan.
Pemantauan dilakukan melalui medical check-up (MCU) serta penguatan pemeriksaan psikologis. Aspek kesehatan mental juga mendapat perhatian melalui pengukuran tingkat stres dan identifikasi faktor yang memengaruhinya.
Dengan basis data tersebut, kondisi sivitas dapat dipetakan secara lebih terukur sebagai dasar untuk menentukan langkah tindak lanjut.
“Unhas Prime ingin kita jadikan contoh. Ini kombinasi program kesehatan fisik, mental, dan spiritual yang menyatu dalam satu program. Ada indikatornya, ada databasenya, dan terus dimonitor,” kata Rektor.
Selanjutnya Unhas Excellent Program Indicator untuk mengukur kualitas dan kesejahteraan sivitas, Campus Immigration Point (CIP) yang fokus mendekatkan layanan imigrasi ke kampus. Layanan ini memberi akses yang lebih mudah untuk memenuhi kebutuhan administrasi keimigrasian, termasuk pengurusan visa dan paspor.
Program Satu Data yang mengintegrasikan data untuk tata
kelola universitas serta terakhir Critical Mineral Institute untuk memperkuat riset mineral kritis.
Lembaga ini disiapkan untuk memperkuat kapasitas Unhas dalam pengembangan riset, inovasi, dan kolaborasi pada bidang mineral kritis yang memiliki arti strategis bagi perkembangan teknologi dan industri masa depan.
Pewarta : Abdul Kadir
Editor: Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
