
Mentan ajak kampus kolaborasi kembangkan komoditas pertanian

Makassar (ANTARA) - Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman mengajak perguruan tinggi atau kampus berkolaborasi mengembangkan komoditas pertanian, sekaligus mendorong mahasiswa menjadi generasi produktif.
Hal itu dikemukakan Mentan disela kuliah umum penerimaan mahasiswa baru Universitas Muhammadiyah (Unismuh) di Makassar, Sabtu.
Dia mengatakan generasi muda dari basis perguruan tinggi merupakan potensi yang memiliki peluang untuk mengembangkan komoditas pertanian dengan pola pertanian modern.
Menurut dia pihaknya sudah menyiapkan lahan termasuk bibit kakao, jambu mente, dan jagung yang akan diberikan secara gratis untuk pengembangan komoditi tersebut.
Berkaitan dengan hal tersebut dia mengajak Rektor Unismuh Makassar Prof Dr Ir Rakhim Nanda untuk bersinergi dengan pihak pemerintah kabupaten dalam hal ini pejabat eselon atau Sekda, Dirjen dan Badan Ketahanan Pangan setempat.
"Ada lahan kami siapkan, kami siapkan yang ada sekarang kakao, mente, jagung itu gratis, pengolahan tanahnya, tunjuk saja tanahnya kita siapkan pendanaannya," katanya.
Menurut dia, lahan dan potensi komoditas tersebut dapat dimanfaatkan sebagai ruang pembelajaran sekaligus pengembangan usaha bagi mahasiswa. Kolaborasi itu, kata dia, harus diarahkan pada kegiatan produktif yang memberikan manfaat dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Ia juga mendorong mahasiswa untuk tidak hanya berorientasi menjadi pencari kerja setelah menyelesaikan pendidikan, tetapi berani menciptakan lapangan kerja melalui sektor pertanian yang memiliki peluang ekonomi besar.
Pewarta : Suriani Mappong
Editor: Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
