Logo Header Antaranews Makassar

Terbaru, SAR temukan pelampung dan terpal di Selat Sunda

Minggu, 13 September 2026 21:53 WIB
Image Print
Personel Basarnas membawa temuan jaket penyelamat usai pencarian hari keenam jurnalis dan awak kapal yang hilang kontak di Carita, Pandeglang, Banten, Minggu (13/9/2026). Pada hari keenam pencarian, Tim SAR Gabungan mendapatkan sejumlah temuan di antaranya dua jaket penyelamat dan terpal. ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari/hma

Pandeglang (ANTARA) - Tim SAR Gabungan menemukan sejumlah benda saat melakukan pencarian delapan warga yang hilang kontak saat memantau Gunung Anak Krakatau di perairan Selat Sunda, Banten.

Kepala Sub Seksi Operasi dan Siaga Basarnas Banten Rizky Dwianto di Pandeglang, Banten, Minggu mengatakan benda-benda tersebut ditemukan oleh sejumlah unsur SAR yang melakukan penyisiran di beberapa sektor pencarian.

Pada Sektor V, ia menyampaikan KRI Kerambit dan KRI Teluk Gilimanuk melakukan pencarian selama sekitar sembilan jam.

"Dalam penyisiran tersebut, KRI Teluk Gilimanuk menemukan satu jaket pelampung berwarna oranye dan satu terpal pada pukul 08.55 WIB," paparnya.

Selanjutnya, di Sektor W, yakni KAL Anyer melakukan pencarian selama sekitar sembilan jam di sekitar Teluk Belimbing, Lampung. Petugas menemukan satu jaket pelampung berwarna oranye pada pukul 09.45 WIB.

Temuan lainnya diperoleh KM Bima yang melakukan pencarian bersama RIB 02 Banten dan KM Garuda di sekitar pulau Gunung Anak Krakatau. Ketiga kapal tersebut menyisir area yang sama.

"KM Bima menemukan satu jaket pelampung berwarna oranye di sekitar Pulau Rakata pada pukul 09.58 WIB," ucapnya.

Sementara itu, RIB 02 Basarnas Lampung yang melakukan penyisiran di sekitar Pulau Sebesi menemukan satu terpal serta satu galon sekitar pukul 10.15 WIB di area selatan penyisiran Pulau Sangiang.

Selain temuan tersebut, sejumlah unsur SAR lainnya belum menemukan petunjuk keberadaan delapan warga yang dicari.


Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: SAR temukan jaket pelampung dan terpal saat pencarian di Selat Sunda



Pewarta :
Editor: Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2026