
Pelindo Regional 4 perkuat keamanan pelabuhan

Makassar (ANTARA) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo memperkuat standar keamanan fasilitas pelabuhan di wilayah kerja Regional 4 melalui pelaksanaan pelatihan kompetensi dan sertifikasi Port Facility Security Officer (PFSO).
"Kegiatan ini bekerja sama dengan Recognized Security Organization (RSO) PT Jape Kape Indonesia dilaksanakan selama tiga hari di Kantor Pelindo Regional 4, Makassar," kata Kepala Subdirektorat Pengamanan Kementerian Perhubungan Yuserizal di Makassar, Senin.
Pelatihan tersebut diikuti 16 peserta yang terdiri atas 14 pejabat struktural dari sejumlah cabang Pelindo Regional 4 dan dua staf operasional anak perusahaan Pelindo di wilayah kerja Regional 4.
Yuserizal mengatakan keberadaan personel PFSO yang kompeten dan tersertifikasi merupakan unsur penting dalam menjamin konsistensi penerapan International Ship and Port Facility Security Code (ISPS Code) di setiap fasilitas pelabuhan.
Menurut dia, PFSO memiliki peran strategis dalam memastikan seluruh prosedur keamanan fasilitas pelabuhan dilaksanakan secara disiplin, terukur, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
"Kompetensi personel menjadi salah satu fondasi utama dalam menjaga keamanan aktivitas kepelabuhanan,” ujar Yuserizal.
Menurut dia, peserta diharapkan tidak hanya memahami aspek regulasi dan administrasi keamanan, tetapi juga memiliki kemampuan untuk mengidentifikasi potensi ancaman, melakukan penilaian risiko, serta mengoordinasikan langkah-langkah penanganan ketika terjadi gangguan keamanan.
“Melalui kegiatan ini, para peserta diharapkan mampu mengimplementasikan pengetahuan yang diperoleh di lingkungan kerja masing-masing serta membangun koordinasi yang efektif dengan seluruh pemangku kepentingan terkait,” katanya.
Pimpinan RSO PT Jape Kape Indonesia, Jhony Algamar menjelaskan bahwa materi pelatihan disusun untuk memperkuat pemahaman peserta mengenai tugas dan tanggung jawab PFSO, pengamanan fasilitas pelabuhan, serta penerapan rencana keamanan sesuai standar ISPS Code.
“Pelatihan ini memadukan pemahaman regulasi dengan aspek teknis dan operasional di lapangan. Peserta dibekali kemampuan untuk mengenali ancaman keamanan, menyusun langkah mitigasi, mengelola prosedur komunikasi, serta melakukan evaluasi terhadap sistem keamanan fasilitas pelabuhan,” jelas Jhony.
Pewarta : Suriani Mappong
Editor: Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
