Logo Header Antaranews Makassar

KM Virgo bergeser 1,6 mil dalam kondisi terbalik

Selasa, 15 September 2026 14:47 WIB
Image Print
Prajurit TNI AL mengevakuasi korban kapal motor penumpang (KMP) Virgo Transport 8 menggunakan kapal patroli cepat Lanal Banjarmasin di Pelabuhan Tri Sakti, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Selasa (15/9/2026). Tim SAR gabungan mengevakuasi sebanyak 22 penumpang selamat yang sempat tertahan di tengah laut akibat terkendala gelombang tinggi sehingga proses evakuasi melalui pemindahan dari dua kapal yang dilanjutkan menggunakan kapal patroli cepat agar mempercepat proses evakuasi menuju Banjarmasin. ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/agr (ANTARA FOTO/BAYU PRATAMA S)

Banjarmasin (ANTARA) - Basarnas mengungkap posisi Kapal Motor (KM) Virgo Transport 8 telah bergeser sekitar 1,6 mil laut ke arah barat, dalam kondisi terbalik, dari titik koordinat awal sejak mengalami kecelakaan di perairan Masalembo, Laut Jawa, Minggu (13/9).

Kepala Basarnas Mohammad Syafii mengatakan pergeseran tersebut diketahui dari perubahan posisi datum atau titik lokasi kapal pada hari kedua operasi SAR, dengan arah pergerakan mengikuti arus di perairan tempat KM Virgo Transport 8 tenggelam.

“Posisi datum atau titik letak dari kapal Virgo Transport 8 ini ada pergeseran. Dari yang kemarin saya sampaikan, saat ini sudah bergeser kira-kira 1,6 nautical mile (mil laut) ke arah barat dalam kondisi terbalik,” kata Syafii dalam konferensi pers perkembangan operasi SAR hari kedua kecelakaan Kapal Virgo Transport 8, di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Senin.

Menurut dia, posisi kapal yang kini tengkurap menimbulkan risiko tersendiri bagi penyelam karena operasi masuk ke dalam badan kapal tidak dapat dipaksakan sebelum seluruh persyaratan keselamatan terpenuhi, termasuk kondisi cuaca dan lingkungan bawah laut yang memungkinkan personel bekerja secara aman.

“Kalau misalkan posisinya tengkurap pada saat tim penyelam itu masuk, tentunya memiliki risiko tersendiri dan operasi hanya bisa dilaksanakan apabila memenuhi ketentuan dan safety first, artinya jaminan aman,” ujarnya.

Baca juga: KN SAR Kamajaya dikerahkan dari Makassar dukung pencarian korban KMP Virgo

Ia menjelaskan kesulitan operasi juga bertambah karena kapal masih memiliki sekat-sekat atau ruang kosong di dalam badan kapal yang memungkinkan posisi kapal terus bergeser atau melayang mengikuti arus, sehingga kondisi tersebut harus diperhitungkan sebelum tim menentukan metode pencarian korban di dalam kapal.

Kapal Virgo Transport 8 membawa 243 penumpang dan dilaporkan hilang kontak di perairan Masalembo, Laut Jawa, pada Minggu (13/9) sekitar pukul 02.00 Wita saat berlayar dari Surabaya menuju Banjarmasin sejak Sabtu (12/9).



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: KM Virgo Transport 8 bergeser 1,6 mil laut dalam kondisi terbalik



Pewarta :
Editor: Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2026