
Penyaluran KUR Sulsel hingga Rp12,5 triliun, ini tanggapan Menteri UMKM

Makassar (ANTARA) - Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman, memberikan apresiasi atas kinerja Sulawesi Selatan yang berhasil menyalurkan dana kredit usaha rakyat (KUR) hingga mencapai Rp12,5 triliun.
Maman Abdurrahman di Makassar, Selasa, mengatakan total dana KUR sebesar Rp12,5 triliun tersebar kepada sebanyak 189.000 debitur yang tentunya diharapkan menjadi mesin penggerak perekonomian di daerah itu.
"Dan Sulawesi Selatan, kita berikan dulu tepuk tangan bahwa penyaluran KUR ke sektor produksinya kurang lebih 73 persen. Jadi saya pikir ini di atas rata-rata nasional dan ini menurut saya luar biasa," ujarnya usai menghadiri kegiatan Bursa Wirausaha Unggulan (BWU) Sulawesi Selatan di Baruga AP Pettarani Unhas Tamalanrea, Makassar.
Menteri Maman menyampaikan peningkatan penyaluran KUR berdasarkan kebijakan pemerintah yang fokus mendorong dan memprioritaskan ke sektor produksi minimal 65 persen.
Ia menjelaskan, pemerintah bersama-sama dengan bank penyalur, memberikan KUR tentunya sudah melalui beberapa proses tahapan, seleksi dan sebagainya.
Namun dari segi aturan dan regulasi, KUR itu relatif diberikan kelonggaran. Karena kalau disamakan dengan program pinjaman konvensional lainnya, tentunya akan sulit sekali buat saudara-saudara kita pengusaha-pengusaha mikro bisa mengakses KUR ini.
"Jadi memang basisnya adalah memberikan kelonggaran tanpa harus mengesampingkan pemberdayaan serta monitoring maupun pembinaan kepada saudara-saudara kita yang mendapatkan program KUR ini,"ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Menteri Maman kembali menegaskan bahwa secara aturan, untuk program KUR, nilai pinjaman dari Rp1 juta sampai Rp100 juta tidak boleh dimintakan agunan karena itu adalah afirmatif.
"Tetapi untuk KUR senilai Rp100 juta sampai Rp500 juta itu perlu ada agunan. Jadi saya pertegas sekali lagi," jelasnya.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Menteri UMKM apresiasi penyaluran KUR Sulsel hingga Rp12,5 triliun
Pewarta : Abdul Kadir
Editor: Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
