Logo Header Antaranews Makassar

Aktivitas GAK jadi pertimbangan pencarian jurnalis hilang

Selasa, 15 September 2026 18:03 WIB
Image Print
Petugas Basarnas KN SAR Antasena melakukan pengamatan saat operasi pencarian lima jurnalis dan tiga awak kapal yang hilang kontak di perairan Selat Sunda, Banten, Selasa (15/9/2026). Hari kedelapan pencarian, tim SAR gabungan membagi wilayah operasi menjadi lima sektor dengan total luas area pencarian 3.962 mil laut persegi dengan melibatkan 20 kapal. (ANTARA/Indrianto Eko Suwarso)

Pandeglang (ANTARA) - Basarnas menyatakan potensi kerentanan aktivitas Gunung Anak Krakatau (GAK) menjadi pertimbangan khusus bagi tim SAR gabungan pada operasi pencarian hari kedelapan pada Selasa ini terhadap rombongan jurnalis dan kru kapal cepat di Selat Sunda, Kabupaten Pandeglang, Banten.

Kepala Seksi Operasi Kantor SAR Banten Rizky Dwianto menyampaikan bhasil rapat evaluasi bersama Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengindikasikan bahwa meski erupsi belum terjadi, akumulasi energi dari aktivitas vulkanik dangkal Gunung Anak Krakatau berpotensi memicu erupsi lebih besar dari yang sebelumnya.

"Hal-hal ini yang perlu antisipasi demi keselamatan tim SAR gabungan dalam melaksanakan pencarian," katanya di Posko Utama SAR Nasinal, Pantai Carita, Pandeglang, Selasa.

Dia memastikan pergerakan tim SAR dilakukan semua atas pemantauan ketat terhadap aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau yang diselaraskan berdasarkan rekomendasi berkala dari PVMBG.

"Informasi perihal aktivitas Gunung Anak Krakatau yang bersumber dari PVMBG kami jadikan pedoman. Pengamatan visual menunjukkan gunung tertutup kabut, sementara pengamatan kegempaan mencatat terjadi gempa vulkanik dangkal dengan tremor secara terus-menerus," katanya.

Selain itu data analisis cuaca Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) juga jadi rujukan. Dalam hal ini dilaporkan kondisi cuaca di perairan Selat Sunda terpantau berawan dengan tinggi gelombang mencapai 0,5 hingga 2,5 meter mengarah ke timur laut, serta kecepatan angin berkisar 5-20 knot bergerak dari tenggara ke selatan.



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Basarnas: Aktivitas Anak Krakatau jadi pertimbangan pencarian jurnalis



Pewarta :
Editor: Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2026