Logo Header Antaranews Makassar

Pelajar Makassar bawa pulang medali emas di ASIAROPE 2026 di Bangkok

Rabu, 16 September 2026 18:11 WIB
Image Print
Aeshyazidni Nafizah Gasba, peraih medali emas ajang ASIAROPE - English International Olympiad 2026 yang digelar di Bangkok, Thailand. ANTARA/HO-Dok.Pribadi

Makassar (ANTARA) - Seorang pelajar asal Kota Makassar bernama Aeshyazidni Nafizah Gasba berhasil membawa pulang medali emas setelah menjadi juara pertama pada ajang ASIAROPE - English International Olympiad 2026 yang digelar di Bangkok, Thailand, 4-8 September lalu.

ASIAROPE merupakan kompetisi akademik internasional yang mempertandingkan berbagai bidang ilmu, seperti Matematika, IPA, Bahasa Inggris, dan Jurnalism.

"Alhamdulillah Nafizah bisa bersaing dengan peserta-peserta lain. Bahkan mengalahkan peserta dari negara lainnya," kata Nurul Haerani selaku ibu siswi SD Islam Athirah Bukit Baruga di Makassar, Rabu.

Nurul berkisah, untuk mencapai puncak kemenangan, bukanlah hal mudah bagi anaknya. Semangat belajar, ketekunan, konsistensi dan kedisiplinan merupakan kunci dari torehan prestasi yang diraih Nafizah saat ini.

Apalagi, siswi sekolah dasar itu harus berkompetisi di ajang ASIAROPE yang mempertandingkan peserta dari berbagai tingkat pendidikan, mulai dari TK hingga SMA.

"Ini malah membuatnya terpacu untuk terus menyajikan yang terbaik hingga berhasil meraih penghargaan exemplary performance dan membawa pulang medali emas English International Olympiad 2026," urai Nurul.

Kemampuan dan semangat yang dimiliki Nafizah berhasil dibuktikan dengan mampu mengeliminasi 17 anak terbaik dari berbagai wilayah di Indonesia.

Kemudian, dia menjadi satu-satunya wakil dari Kota Makassar yang berhasil mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional.

Putri tunggal pasangan Irfan Inayah dan Nurul Haerani Bakkareng ini telah memperoleh bekal kefasihan berbahasa Inggris karena lahir dan tumbuh di Sydney, Australia.

Setelah kembali ke Indonesia, kemampuan tersebut tak membuat Nafizah berhenti untuk belajar. Dia terus berusaha mengasah kemampuannya dengan mengikuti berbagai kompetisi Bahasa Inggris, dalam maupun luar negeri.

Selain menjadi ajang untuk berkompetisi, ASIAROPE juga menjadi kesempatan bagi Nafizah untuk mempertajam kemampuan akademiknya serta mengenal keindahan dan keberagaman berbagai negara.

Pengalaman mengikuti ASIAROPE-English International Olympiad 2026 akan menjadi pondasi untuk meraih pencapaian-pencapaian lainnya. Bukan hanya untuk berkompetisi, namun juga membentuk kepribadian Nafizah agar siap menghadapi segala tantangan.

"Paling penting, kami orangtua ingin menanamkan bahwa setiap prestasi butuh perjuangan sebelum akhirnya dapat diraih dan dibanggakan," ujar Nurul.



Pewarta :
Editor: Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2026