
Basarnas belum kerahkan tim selam cari jurnalis hilang

Pandeglang, Banten (ANTARA) - Basarnas mengungkapkan alasan belum dikerahkannya tim penyelam dalam operasi pencarian rombongan jurnalis dan kru kapal cepat Arupadatu I yang hilang di Selat Sunda, Kabupaten Pandeglang, Banten.
Kepala Kantor SAR Banten Al Amrad dalam konferensi pers di Posko Utama SAR Gabungan di Pantai Carita, Pandeglang, Selasa malam, menjelaskan bahwa tindakan penyelaman bawah laut baru dapat dilakukan jika koordinat titik pasti keberadaan objek atau target sudah terkonfirmasi.
"(Penyelaman) itu dilakukan apabila target atau objek kita sudah bisa kita tentukan lokasinya," kata dia menjawab pertanyaan pewarta ANTARA.
Amrad menegaskan bahwa selain kepastian lokasi target, faktor keselamatan para personel tim selam gabungan juga menjadi pertimbangan utama sebelum menerjunkan mereka ke bawah laut.
Ketimbang melakukan penyelaman spekulatif, lanjutnya, tim SAR gabungan sampai dengan hari kedelapan ini masih memprioritaskan penyisiran permukaan laut serta verifikasi langsung terhadap setiap informasi lokasi yang beredar di tengah masyarakat sekitar, nelayan, maupun media sosial.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Basarnas ungkap alasan belum kerahkan tim selam cari jurnalis hilang
Pewarta : M. Riezko Bima Elko Prasetyo
Editor: Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
