Logo Header Antaranews Makassar

Warga Morowali dapat kompensasi lahan SUTT

Jumat, 18 September 2026 16:59 WIB
Image Print
PLN UIP Sulawesi melakukan sosialisasi terkait proses kompensasi lahan untuk pembangunan Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV Pelanggan PT ACN–Bungku di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah. (ANTARA/HO-PLN UIP Sulawesi)

Makassar (ANTARA) - PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi melalui Unit Pelaksana Proyek Sulawesi Tenggara melaksanakan sosialisasi terkait proses kompensasi lahan untuk pembangunan Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV Pelanggan PT ACN–Bungku di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah.

"Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya PLN memastikan masyarakat memperoleh informasi yang jelas mengenai tahapan kompensasi dan proses pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan," kata Senior Manager Perizinan, Pertanahan, dan Komunikasi PLN UIP Sulawesi, Henry Donald Mangatas Silaen di Makassar, Jumat.

Dia mengatakan sekitar 970 bidang tanah tercatat berada dalam jalur pembangunan SUTT 150 kV Pelanggan PT ACN–Bungku. Melalui forum sosialisasi dan musyawarah, PLN memberikan penjelasan kepada pemilik lahan mengenai proses kompensasi, mekanisme pembayaran, dokumen yang diperlukan, serta tahapan pembangunan berikutnya.

Donald mengatakan komunikasi langsung dengan masyarakat menjadi bagian penting untuk memastikan setiap tahapan pembangunan dapat dipahami dengan baik, khususnya oleh masyarakat yang lahannya berada pada jalur pembangunan.

“Musyawarah ini bukan hanya mengenai kompensasi, tetapi juga menjadi ruang bagi PLN untuk menjelaskan proses pembangunan kepada masyarakat secara langsung. , Termasuk hal-hal yang perlu dipersiapkan setelah proses kompensasi,” ujar Donald.

Menurut dia, keterbukaan informasi diharapkan dapat memberikan pemahaman dan kepastian kepada pemilik lahan selama proses pembangunan berlangsung. Dengan komunikasi yang baik, masyarakat dapat memperoleh penjelasan langsung dan menyampaikan pertanyaan terkait tahapan yang sedang berjalan.

Kepala Desa Bahoruru, Haeruddin Janad, menyampaikan bahwa komunikasi langsung antara PLN dan masyarakat membantu pemerintah desa dalam memberikan informasi yang lebih jelas kepada warga.

“Kami dari pemerintah desa mendukung kegiatan ini. Yang penting masyarakat mendapatkan penjelasan yang jelas dan memiliki ruang untuk bertanya, sehingga proses ke depan dapat dipahami dan berjalan dengan baik,” ujar Haeruddin.

Rangkaian sosialisasi dan musyawarah tersebut merupakan bagian dari tahapan pembangunan SUTT 150 kV Pelanggan PT ACN–Bungku di wilayah Bungku. Infrastruktur ini diharapkan dapat mendukung pengembangan sistem ketenagalistrikan di Kabupaten Morowali.



Pewarta :
Editor: Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2026