
ANTARA rencana buka kembali kantor di AS, ini tanggapan Dubes

Jakarta (ANTARA) - Duta Besar Republik Indonesia untuk Amerika Serikat Indroyono Soesilo menyambut baik rencana Kantor Berita Nasional ANTARA membuka kantor perwakilan di AS.
Sambutan itu dia sampaikan saat dirinya bertemu Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia Meutya Hafid di sela rangkaian Sidang Majelis Umum PBB 2026 di New York, AS, Selasa (22/9), sebagaimana keterangan KBRI Washington pada Kamis kemarin.
Menteri Meutya mengatakan kehadiran kantor perwakilan ANTARA di AS diharapkan dapat memperluas penyebaran informasi terkait Indonesia kepada publik AS, sekaligus menyampaikan perkembangan berbagai kerja sama kedua negara kepada masyarakat Indonesia secara cepat, akurat, dan berimbang.
Dubes Indroyono menyambut positif rencana tersebut. Menurut dia, kehadiran perwakilan ANTARA di AS dapat memperkuat pemberitaan mengenai kerja sama kedua negara di berbagai bidang, termasuk politik, ekonomi, sosial, budaya, serta hubungan antar-masyarakat.
Kepada ANTARA pada Kamis, Dubes Indroyono mengatakan bahwa terkait rencana tersebut, KBRI dapat memfasilitasi persiapan awal pembukaan kantor perwakilan ANTARA di AS.
KBRI juga dapat membantu memberikan akses bagi ANTARA ke Pemerintah Federal AS, pemerintah di 50 negara bagian AS, badan legislatif, Kongres dan Senat AS, badan strategi dan universitas, industri, diaspora, dan kepada sekitar 8.000 mahasiswa Indonesia di AS.
"Kehadiran Kantor Berita Nasional ANTARA akan dapat lebih menyiarkan berita kerja sama kedua negara di bidang politik, ekonomi, sosial, budaya dan people-to-people contact, yang saat ini dipayungi dalam US - Indonesia Comprehensive Strategic Partnership," katanya.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Dubes RI Washington sambut baik rencana ANTARA buka kantor di AS
Pewarta : Katriana
Editor: Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
