Logo Header Antaranews Makassar

PLN lancar menerangi Sekolah Rakyat di Mamuju

Jumat, 25 September 2026 22:12 WIB
Image Print
Sejumlah siswa baru didampingi orang tuanya mengantre untuk menjalani cek kesehatan pada kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 3 Mamuju, Sulawesi Barat, Senin (7/9/2026). Sebanyak 450 siswa jenjang SD, SMP, dan SMA mengikuti MPLS sekaligus menghuni asrama sekolah sebagai tahap awal pelaksanaan program Sekolah Rakyat yang ditujukan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. (ANTARA/Akbar Tado)

Makassar (ANTARA) - PT PLN melalui Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Mamuju sukses melakukan penyalaan (energize) listrik untuk fasilitas Sekolah Rakyat dengan total daya mencapai 555 kVA.

Penyalaan ini menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung peningkatan kualitas dan pemerataan fasilitas pendidikan di Indonesia, khususnya di Provinsi Sulawesi Barat.

General Manager PLN Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Tenggara, dan Barat (UID Sulselrabar) melalui keterangan rilisnya di Makassar, Jumat menyampaikan bahwa sektor pendidikan merupakan fondasi utama dalam mencetak generasi penerus bangsa yang unggul.

"Oleh karena itu, PLN selalu siap memberikan dukungan penuh terhadap penyediaan infrastruktur kelistrikan yang memadai bagi fasilitas-fasilitas pendidikan," ujar Edyansyah.

Kata dia, pendidikan adalah kunci utama kemajuan bangsa. Sehingga PLN berkomitmen untuk terus menghadirkan energi listrik yang handal guna mendukung fasilitas pendidikan seperti Sekolah Rakyat ini.

Langkah strategis ini merupakan wujud nyata kehadiran negara melalui PLN dalam menyediakan infrastruktur kelistrikan yang handal, aman, dan berkualitas untuk menunjang kegiatan belajar mengajar serta operasional sarana pendidikan secara optimal.

Kehadiran pasokan listrik berdaya besar ini diharapkan mampu menggerakkan seluruh fasilitas penunjang di kompleks Sekolah Rakyat agar proses pendidikan dapat berjalan dengan lancar, nyaman, dan modern.

"Dengan suplai daya sebesar 555 kVA ini, kami berharap kegiatan belajar mengajar dapat berlangsung secara optimal, nyaman, dan berbasis teknologi modern demi mencetak SDM unggul di Sulawesi Barat," ujar Edyansyah.

Sementara itu, Manager PLN UP3 Mamuju Fauzan menjelaskan proses penyalaan atau energize ini telah melalui serangkaian persiapan teknis yang matang oleh tim di lapangan guna memastikan keandalan serta keamanan sistem kelistrikan di area sekolah.

Suplai daya 555 kVA ini dirancang untuk mencakup kebutuhan operasional seluruh sarana dan prasarana sekolah secara menyeluruh.

Menurut Fauzan, PLN UP3 Mamuju akan terus berkomitmen untuk memberikan pelayanan kelistrikan terbaik bagi sektor-sektor strategis, khususnya pendidikan.

"Kami mengerahkan tim teknik terbaik untuk memastikan seluruh infrastruktur kelistrikan di Sekolah Rakyat ini siap beroperasi dengan standar keandalan dan keselamatan yang tinggi," kata dia.

Melalui sinergi dan pasokan listrik yang handal ini, PLN berharap Sekolah Rakyat di Mamuju dapat beroperasi secara maksimal dalam melahirkan generasi muda yang cerdas, kompetitif, dan siap membangun masa depan bangsa yang lebih baik.



Pewarta :
Editor: Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2026