Logo Header Antaranews Makassar

YBM PLN perkuat kapasitas UMKM lewat Gerai Cahaya

Senin, 28 September 2026 15:32 WIB
Image Print
Dukungan penuh Senior Manager Niaga dan Manajemen Pelanggan Albert Safaria, saat mengunjungi Expo UMKM Berdaya sebagai bentuk apresiasi dan dukungan terhadap para pelaku UMKM binaan YBM PLN di Makassar. ANTARA/HO-Humas PLN (B)

Makassar (ANTARA) - Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN melakukan penguatan kapasitas pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) melalui program Gerai Cahaya yang dikemas dalam bentuk sharing session sebagai rangkaian Milad ke-20 YBM PLN.

Sharing session tersebut bersama Nurfadilah, seorang Business Consultant yang berfokus pada pengembangan dan pemberdayaan UMKM di masyarakat, dan berbagi pengalaman, strategi bisnis, serta motivasi kepada para pelaku UMKM binaan YBM PLN agar semakin percaya diri dalam mengembangkan usaha.

"Giat ini menjadi momentum untuk memperkuat peran YBM dalam menghadirkan program yang memberikan dampak bagi masyarakat," ujar Senior Manager Niaga dan Manajemen Pelanggan sekaligus Pembina YBM PLN UID Sulselrabar Albert Safaria melalui keterangan tertulis yang diterima di Makassar, Senin.

Semangat membangun kemandirian juga diwujudkan melalui Expo UMKM yang menghadirkan pelaku usaha dari berbagai daerah binaan YBM PLN.

Sejumlah UMKM binaan yang hadir berasal dari Desa Cahaya Lembanna Gowa, Desa Cahaya Kahayya Bulukumba, Desa Cahaya Bontojai Bone, Desa Cahaya Bonda Mamuju, Desa Cahaya Batulaya, serta Napo Polewali Mandar.

Beragam produk lokal, mulai dari makanan, minuman, hingga kerajinan tangan, dipamerkan dalam kegiatan tersebut.

"Expo ini menjadi kesempatan bagi para pelaku UMKM untuk memperkenalkan sekaligus memasarkan produk yang dihasilkan melalui proses pendampingan YBM PLN," ujar Albert.

Lebih dari sekadar menjadi sarana promosi, pemberdayaan UMKM merupakan bagian dari upaya YBM PLN dalam membantu masyarakat mengembangkan potensi ekonomi lokal sekaligus memperkuat keberlanjutan usaha.

Menurut Albert, memasuki usia ke-20, YBM PLN menjadikan momentum Milad sebagai kesempatan untuk semakin memperkuat komitmen dalam berbagi sekaligus mendorong masyarakat agar semakin mandiri.

“Seluruh program YBM PLN dapat berjalan berkat dana zakat pegawai muslim PLN yang dipotong 2,5 persen setiap bulan. Inilah bentuk komitmen kami, bukan hanya menunaikan kewajiban syariat, tetapi juga menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan,” katanya menjelaskan.

Albert menambahkan, semangat “Menebar Manfaat dan Membangun Kemandirian” menjadi refleksi perjalanan YBM PLN selama dua dekade dalam mengelola dan menyalurkan zakat untuk berbagai program kemaslahatan masyarakat.

Memasuki usia ke-20, YBM PLN terus berkomitmen menghadirkan berbagai inisiatif yang membuka kesempatan bagi masyarakat untuk tumbuh dan berkembang, salah satunya melalui UMKM yang semakin percaya diri mengembangkan usaha. Setiap langkah menjadi bagian dari perjalanan YBM PLN dalam menebar manfaat dan membangun kemandirian.



Pewarta :
Editor: Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2026