
Petugas Damkar Pangkep yang gugur bertambah satu orang

Makassar (ANTARA) - Petugas pemadam kebakaran Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Sulawesi Selatan yang gugur bertambah satu orang, setelah mobil yang ditumpanginya mengalami kecelakaan maut saat menuju lokasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kecamatan Labakkang.
Kepala Satpol PP dan Damkar Pangkep Hafiluddin mengatakan korban bernama Jamaluddin (32) dinyatakan meninggal dunia usai berjuang dalam masa kritisnya saat dirawat intensif di Rumah Sakit Wahidin Sudirohusodo Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu.
Sebelumnya, ada dua petugas yang gugur dalam kecelakaan maut tersebut yakni Komandan Pleton Ince Irwan dan personel Damkar Rusman Hadi. Kejadian Lakalantas tersebut pada Selasa (29/9) di Jalan Poros Makassar-Parepare, Kampung Bujung Batue, Kelurahan Labakkang, Kecamatan Labakkang, Pangkep.
Armada Damkar ini membawa tujuh orang dengan kondisi mobil terisi penuh air untuk memadamkan Karhutla di wilayah Kecaamatan Labbakkang. Tiga petugas dinyatakan meninggal dunia, tiga lainnya masih di rawat di RSUP Wahidin dan satu di RS Batara Siang, Pangkep.
"Yang meninggal di tempat itu satu orang atas nama Rusman Hadi, dan korban yang lain dievakuasi ke Rumah Sakit Batara Siang. Sempat dirawat anggota kami atas nama Ince Irwan, tapi meninggal dunia di rumah sakit itu," kata Hafiluddin.
Sedangkan untuk korban lainnya semula di RS Batara Siang, namun empat orang dirujuk ke RSUP Wahidin Sudirohusodo Makassar pada Selasa (29/9) pukul 18.00 WITA, dan satu orang masih dirawat RS Batara Siang karena mengalami luka ringan.
"Tadi pagi kami mendapat informasi, salah seorang saudara kami atas nama Jamaluddin meninggal dunia pada pukul 06:19 WITA. Ketiga jenazah almarhum sudah dimakamkan di pekuburan keluarga masing masing. Anggota kami masih ada dirawat di Rumah Sakit Wahidin sebanyak tiga orang," ujarnya.
Hafiuddin menuturkan, tiga anggota Damkar Pangkep yang kini masih dirawat di RSUP Wahidin Sudirohusodo dari diangnosa mengalami luka serius pada bagian kepala usai kejadian tersebut.

"Mereka sudah mendapatkan perawatan medis di rumah sakit Wahidin dan informasi terbaru kami dapatkan, Alhamdulillah kondisi ketiga korban sudah sadar dan membaik. Yang dirawat di RS Batara Siang atas nama Ardi, alhamdulilah mengalami luka ringan dan masih dirawat," tuturnya.
Sementara itu, Kepala Unit Gakkum Lantas Polres Pangkep Aiptu Adi Suriadi menyatakan, kecelakaan tersebut masih dalam proses penyelidikan dan sedang berjalan.
"Laka lantas ini sementara dalam penyelidikan. Otomatis kami harus periksa semua penumpang yang masih hidup dan saksi-saksi di lokasi kejadian. Jadi, untuk penanganan masih dalam proses penyelidikan," katanya.
Dari kronologi kejadian, kecelakaan tunggal tersebut saat armada menuju ke lokasi Karhutla. Dalam perjalanan setelah melewati lampu merah Labakkang, ada mobil tronton di depan tidak memberi jalan.
Pengemudi berupaya menghindari kendaraan di depannya sedang mengantre BBM di SPBU dengan laju kendaraan cepat. Karena membawa muatan air, selanjutnya kehilangan kendali, ban mengalami slip sehingga terguling dua kali di badan jalan raya.
Pewarta : M Darwin Fatir
Editor: Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
