Logo Header Antaranews Makassar

Kasus Bupati Gowa jadi perhatian Guru Besar Untad

Minggu, 4 Oktober 2026 15:20 WIB
Image Print
Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang (kedua kiri) berjalan menuju ruang pemeriksaan saat tiba di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta, Kamis (1/10/2026). ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/agr/am.

Kota Palu (ANTARA) - Guru Besar Ilmu Pemerintahan Universitas Tadulako Irwan Waris menilai proses pemakzulan Bupati Gowa menjadi pelajaran bagi kepala daerah untuk menjunjung tinggi etika pemerintahan.

"Kasus ini mestinya menjadi perhatian dan pembelajaran bagi kepala daerah lainnya agar tidak bermain-main dengan masalah etika pemerintahan maupun etika umum," kata Irwan Waris di Palu, Minggu.

Ia menilai langkah DPRD Gowa membawa proses pemakzulan hingga meminta keputusan Mahkamah Agung (MA) telah sesuai dengan mekanisme dan amanat Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.

Menurut dia, DPRD Gowa menilai bupati melanggar etika tata kelola pemerintahan karena mencabut program beasiswa mahasiswa secara sepihak tanpa alasan yang jelas.

"Tentunya keputusan untuk memproses ke MA ini bagus buat kepentingan tata kelola, pengembangan, dan kemajuan pemerintahan daerah di Kabupaten Gowa yang saat ini bergerak cepat menuju pencapaian kesejahteraan rakyat," ujarnya.



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Kasus Gowa jadi cermin etika bagi kepala daerah



Pewarta :
Editor: Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2026