Logo Header Antaranews Makassar

Golkar Gowa juga dorong Munaslub

Jumat, 8 Mei 2015 20:36 WIB
Image Print
"Kami di daerah tentu berharap agar konflik ini cepat selesai dengan cara apapun. Dan saya pikir Munaslub solusi terbaik...

Makassar (ANTARA Sulsel) - Dewan Pimpinan Daerah II Partai Golkar Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, menyatakan dukungannya terhadap Dewan Pertimbangan untuk melakukan Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) dalam menyelesaikan konflik di pusat.

"Kami di daerah tentu berharap agar konflik ini cepat selesai dengan cara apapun. Dan saya pikir Munaslub solusi terbaik," kata Sekretaris DPD II Golkar Kabupaten Gowa, Kamaruddin Timung di Makassar, Jumat.

Dia mengatakan, seluruh DPD II di Sulawesi Selatan sudah menyerahkan keputusan kepada DPD I Partai Golkar Sulsel, apalagi rencana itu sudah didukung langsung.

"DPD I sudah menyatakan dukungannya. Kami pasti di DPD II juga ikut, apalagi ini demi menyelesaikan konflik yang sudah berlarut-larut ini. Pokoknya, kalau demi kebaikan kita pasti dukung," tegasnya.

Kamaruddin menilai, Munaslub sebagai upaya kongkrit dalam mengatasi konflik dualisme kepemimpinan jelang pelaksanaan Pilkada di sejumlah wilayah di Indonesia.

Wacana pelaksanaan Munaslub ini pertama kali disampaikan Ketua Dewan Pertimbangan DPP Partai Golkar, Akbar Tanjung beberapa waktu lalu.

Menurut dia, kemelut yang mendera internal Partai Golkar harus segera disudahi. Cara untuk menangani kubu Aburizal Bakrie hasil Munas Bali dan kubu Agung Laksono hasil Munas Ancol adalah digelar Munaslub.

Kamaruddin menilai usulan tersebut merupakan hal yang tepat dibanding menunggu hasil putusan pengadilan. Mengingat, tahapan pelaksanaan pilkada semakin dekat.

"Sedangkan putusan pengadilan bisa saja masih lama," ujarnya.

Selain mendorong digelarnya Munaslub, Kamaruddin juga sepakat dengan usulan DPR yang akan merevisi UU Pilkada. Ia berharap revisi UU yang akan dilakukan itu nantinya bisa menjamin keikutsertaan Partai Golkar dalam pilkada serentak tahun ini.

"Tapi, kami tetap berharap konflik bisa segera diselesaikan," katanya.

Ia mengaku konflik yang terjadi di internal Partai Golkar sedikit banyak mengganggu tahapan persiapan pemenangan di Pilkada Gowa. Di samping membuat Golkar terancam tidak bisa ikut pilkada, pihaknya juga tidak bisa berbuat banyak untuk menghadapi pilkada Desember mendatang.

"Golkar akhirnya terlambat start dengan partai lain," ujarnya.

Kendati begitu, pihaknya tetap optimistis Golkar tetap maksimal dalam upaya memenangkan pilkada nanti. Sebab, menurut dia, sejumlah kandidat yang berpotensi diusung Golkar sudah gencar melakukan sosialisasi.

Sejauh ini, sejumlah figur mulai dikait-kaitkan akan diusung oleh Partai Golkar. Mereka diantaranya, Tenri Olle Yasin Limpo, Yusuf Sommeng, Abdul Rauf Karaeng Kio, dan Bahar Ngitung. FC Kuen



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026