
Ketua Gerindra Gowa pasrah jika tidak diusung

"Apapun yang diputuskan partai itulah yang terbaik. Kalau saya tidak diusung, yah kita terima saja...
Makassar (ANTARA Sulsel) - Ketua DPC Partai Gerindra Gowa, Sulawesi Selatan, Darmawangsyah Muin akan pasrah jika memang tidak menjadi pilihan untuk diusung dalam pemilihan kepala daerah yang akan digelar serentak 9 Desember 2015.
"Apapun yang diputuskan partai itulah yang terbaik. Kalau saya tidak diusung, yah kita terima saja. Yang jelas kita serahkan saja semuanya ke DPD untuk memutuskan," katanya di Makassar, Kamis.
Darmawagnsyah Muin yang juga Ketua Komisi D DPRD Sulsel itu mengatakan, partainya hingga saat ini belum mengumumkan nama-nama kandidat yang akan diusung di 11 kabupaten.
Dirinya juga belum mendapat jaminan dari partainya, apakah akan diusung ataukah tidak karena sudah ada penekanan sebelumnya yang menyatakan jika kader pun tidak menjadi jaminan untuk diusung.
"Memang tidak ada jaminan jika seorang kader itu bisa diusung. Makanya, semua kader harus berusaha maksimal dan harus bisa memanfaatkan kesempatan yang ada," ujarnya.
Berdasarkan hasil survei yang didapatkan dari Celebes Research Center (CRC), posisi Darmawangsyah hanya berada diurutan kelima dengan perolehan persentase sekitar 9,3 persen.
Sedangkan empat nama lainnya yang berada di atasnya adalah politisi PPP yang juga anggota DPR-RI Amir Uskara dengan perolehan persentase 18,3 persen
Posisi kedua ada nama Ketua Demokrat Gowa yang juga keturunan Raja Gowa Andi Maddusila Andi Idjo dengan persentase sekitar 15,1 persen.
Posisi ketiga Tenri Olle Yasin Limpo yang juga kakak petahana Bupati Gowa Ichsan Yasin Limpo dengan persentase 12,0 persen. Posisi keempat ada Ichsan Purichta Yasin Limpo, anak dari bupati dengan persentase 10,5 persen.
Walau begitu, Darmawangsyah mengaku, masih ada kesempatan untuk menaikkan persentase survei sebelum partai memutuskan calon yang akan diusung. Apalagi ia menyatakan bahwa pencalonannya maju di pilkada Gowa dirinya belum mengeluarkan semua kekuatan yang dimilikinya.
"Ini baru awal, saya belum mengerahkan seluruh energi dan kekuatan, jadi belum maksimal sosialisasinya ke masyarakat." ujarnya.
Menurut dia, ranting-ranting politik yang dimilikinya saat ini belum dikerahkannya. Termasuk melibatkan organisasi kemasyarakatan (Ormas) dan keluarganya.
"Saya sangat optimistis untuk bisa memenangkan pertarungan di Gowa," tambahnya.
Keyakinannya memenangkan survei itu tidak lain karena dirinya menganggap angka 9,3 persen itu cukup bagus. Sebelumnya, dia menyebutkan, surveinya saat Januari itu 0 persen dan sekarang sudah naik 9 persen.
"Spesifik pertarungan kepala daerah bukan dilihat dari elektabilitasnya karena elektabilitas bisa saja menurun. Yang terpenting adalah kecenderungan kenaikan surveinya," jelasnya.
Pewarta : Muh Hasanuddin
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
