Logo Header Antaranews Makassar

Golkar Sulsel kembalikan berkas bacabup lima daerah

Minggu, 21 Juni 2015 19:51 WIB
Image Print
"Semua berkas yang masuk dari 11 daerah itu sudah kita verifikasi dan ada lima daerah yang harus kita ...

Makassar (ANTARA Sulsel) - Dewan Pimpinan Daerah Partai Golkar Sulawesi Selatan mengembalikan berkas bakal calon bupati dari lima daerah yang melaksanakan penjaringan beberapa waktu lalu setelah adanya keputusan islah.

"Semua berkas yang masuk dari 11 daerah itu sudah kita verifikasi dan ada lima daerah yang harus kita kembalikan berkasnya karena tidak sesuai dengan petunjuk," ujar Sekretaris Tim 9 Golkar Sulsel Iskandar Zulkarnaen Latief di Makassar, Minggu.

Lima daerah yang telah menyetorkan berkas hasil penjaringannya itu ke DPD I Golkar Sulsel antara lain, Kabupaten Tana Toraja, Toraja Utara (Torut), Luwu Timur, Luwu Utara dan Pangkajene Kepulauan (Pangkep).

Iskandar mengatakan sesuai petunjuk pelaksanaan (juklak) proses penjaringan itu harusnya minimal tiga atau maksimal lima nama yang diserahkan ke DPD I Golkar Sulsel. Nama-nama itulah kemudian diserahkan ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP) untuk diverifikasi.

"Dari lima daerah ini ada yang mengusul lebih dari lima nama dan ada pula yang kurang dari tiga. Padahal dalam juklak yang diterbitkan, minimal tiga nama dan maksimal lima nama," katanya.

Dia menyebutkan Kabupaten Pangkajene Kepulauan hanya mengusulkan satu nama yakni petahana Bupati Pangkep Syamsuddin A. Hamid serta Luwu Utara juga satu nama sedangkan di Tana Toraja ada 13 yang diusul, Toraja Utara 11, dan Luwu Timur 13 nama.

"Mereka harus verifikasi ulang usulannya. Paling lambat Senin pekan depan," sebutnya.

Sekretaris Golkar Kabupaten Pangkep Nur Rahmat Nur menjelaskan, pihaknya menyerahkan satu nama ke tim sembilan karena hanya satu yang mendaftar sebagai kandidat calon bupati.

Menurutnya, Rahman Assegaf yang tidak lain merupakan petahana Wakil Bupati Pangkep memang telah mengembalikan formulir pendaftaran. Hanya saja Rahman dinilai tidak siap.

"Ketika pemaparan visi dan misi di Golkar Pangkep, Pak Rahman hanya mengutus tim suksesnya. Sehingga kami menilai beliau tidak siap," ucapnya.

Hal serupa diutarakan Ketua DPD II Partai Golkar Tana Toraja, Wellem Sambolangi. Dia mengaku masih akan mengkonsultasikan nama-nama bakal calon yang telah mendaftar ke DPD I.

Konsultasi dimaksud terkait apakah DPD II memiliki kewenangan menggugurkan bakal calon atau tidak. Apalagi, lanjut Wellem, semua kandidat yang mendaftar di Golkar Tana Toraja memenuhi syarat administrasi.

"Ada 13 nama yang akan kami konsultasikan ke DPD I. Semua kandidat memunuhi syarat administrasi," sebutnya.

Wakil Ketua DPD I Partai Golkar Sulsel Arfandy Idris yang dikonfirmasi terpisah menegaskan pihaknya tidak mempermasalahkan jika DPD II menyerahkan nama kandidat melebihi juklak.

"Didorongnya 12 nama oleh Golkar Lutim membuat kerja-kerja DPD I lebih ekstra lagi. Jika seharusnya kita hanya memverifikasi lima nama saja, ini malah bertambah. Artinya kerja-kerja kami di DPD I lebih ekstra lagi," ujarnya.



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026