Logo Header Antaranews Makassar

Penetapan cabup Nasdem tujuh daerah tarik-ulur

Selasa, 23 Juni 2015 05:26 WIB
Image Print
"Penetapan calon kandidat usungan bupati di Nasdem memang telah ditetapkan sebelumnya dan harus ...

Makassar (ANTARA Sulsel) - Dewan Pimpinan Pusat Partai Nasional Demokrat (Nasdem) belum merampungkan hasil penetapan calon kandidat untuk pemilihan kepala daerah di 11 kabupaten, Sulawesi Selatan, karena sampai saat ini masih ada tarik-ulur di tujuh daerah.

"Penetapan calon kandidat usungan bupati di Nasdem memang telah ditetapkan sebelumnya dan harus dimundurkan karena adanya kesibukan-kesibukan sehingga penetapan dilanjutkan lagi," ujar Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPW Nasdem Sulsel, Luthfi Andi Mutti melalui sambungan teleponnya, Senin.

Diketahui tujuh kabupaten yang sampai saat ini masih tarik-ulur penetapannya, yakni Kabupaten di Kabupaten Maros, Tana Toraja, Toraja Utara (Torut), Luwu Timur (Lutim), Gowa, Bulukumba dan Selayar.

Sedangkan empat kabupaten lainnya yang sudah ditetapkan berdasarkan bocoran yang didapatkan, yakni Kabupaten Soppeng diputuskan mendukung Lutfi Halide, Indah Putri Indriani di Luwu Utara (Lutra), Rahman Assegaf di Pangkep dan Malkan Amin di Kabupaten Barru.

Luthfi yang juga Koordinator Wilayah Nasdem Indonesia Timur itu mengatakan, soal tarik ulurnya penetapan di tujuh kabupaten itu karena DPP tidak ingin gegabah dalam mengusung kandidatnya.

"Untuk menetapkan usungan itu tidak gampang. Banyak faktor yang menjadi pertimbangannya, apalagi kalau antara yang satu dan lainnya itu punya kans yang sama," katanya.

Karena itu, partai besutan Surya Paloh ini akan kembali melakukan survai di tujuh kabupaten tersebut sebelum mengambil suatu kesimpulan dalam menetapkan usungannya.

Nasdem juga menawarkan kepada calon kandidat yang memiliki lembaga survai agar dapat menyetor hasil survainya ke DPP. Hasil survei terbaru dari lembaga survei kredibilitas akan menjadi pertimbangan DPP.

"Di samping mensurvei ulang, DPP juga akan menanyakan kepada calon tentang koalisinya, jangan sampai Nasdem mengusung calon padahal koalisinya tidak mencukupi, bisa-bisa kita mati kutu," papar Legislator DPR RI ini.

Juru Bicara Nasdem Sulsel Rudianto Lallo mengungkapkan, salah satu faktor utama mendapatkan rekomendasi Nasdem yakni, setiap calon harus mengacu pada survei dan juga komitmen politik yang dibangun antara calon dan partai pengusung.



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026