Pelatih: lokasi Pra-PON selam dibagi dua

id prapon selam, selam sulsel

"Untuk pelaksanaanya akan dilakukan secara marathon. Untuk nomor selam kolam lebih dulu digelar dan selanjutnya nomor selam laut," katanya.
Makassar (ANTARA Sulsel) - Pelatih selam Sulsel Thamrin Taba mengatakan, pelaksanaan babak lokasi kualifikasi Pekan Olahraga Nasional (PON) 2015 untuk cabang selam akan dibagi dua yakni di Bekasi, Jawa Barat dan Pulau Pramuka, Jakarta.

Kepada pers di Makassar, Kamis, Thamrin Taba mengatakan, untuk pelaksanaan di Bekasi akan mempertandingkan nomor kolam. Sedangkan untuk nomor laut dilaksanakan di Pulau Pramuka, Jakarta, pada 20 September 2015.

"Untuk pelaksanaanya akan dilakukan secara marathon. Untuk nomor selam kolam lebih dulu digelar dan selanjutnya nomor selam laut," katanya.

Mengenai pembagian lokasi pelaksanaan pra-PON, kata dia, pada dasarnya tidak menjadi masalah bagi tim Sulsel. Namun demikian, untuk masalah anggaran yang dibutuhkan mengikuti agenda itu akan lebih besar.

"Kami hanya khawatir dengan anggaran yang lebih besar justru membuat kita tidak bisa menurunkan seluruh atlet yang ada," katanya.

Sementara itu, pihaknya sejauh ini terus fokus mematangkan kemampuan seluruh atlet. Tim pelatih juga tetap menjalankan agenda lathan secara rutin selama bulan ramadhan. Persiapan yang lebih maksimal diharapkan semakin menjaga peluang atlet meraih prestasi.

Terkait peluang Sulsel di pra-PON 2015, dirinya mengaku cukup optimistis bisa bersaing dan meloloskan atlet berlaga di PON Jawa Barat 2016.

Selain persiapan yang maksimal, sejumlah atlet Sulsel juga sukses meraih hasil maksimal di sejumlah kejuaraan nasional seperti kejurnas "finswimming" yang merupakan bagian dari Festival teluk Jailolo VII di Ternate, Maluku Utara, 15-16 Mei 2015.

Pada kejurnas tersebut, Sulsel sukses merebut dua medali emas Sulsel yang dipersembahkan atlet andalannya atas nama Istiqomah Ramadhani pada nomor 2.000 dan 3.000 meter.

Selain dua sumbangan medali emas dari Istiqomah, Sulsel juga berhasil meraih medali perunggu melalui Siti Irmayanti di domor 2.000 meter putri.

Khusus pencapaian Istiqomah pada ajang tersebut, kata dia, memang mengalami peningkatan dibandingan pelaksanaan kejurnas selam finswimming di Manokwari Papua, 8-9 Februari 2014 yang hanya merebut satu medali emas.

Keberhasilan Istiqomah pada ajang tersebut sekaligus membuktikan jika dirinya tidak salah direkrut masuk dalam program pembinaan "Sulsel Maju II" yang diproyeksikan tampil pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX di Jawa Barat 2016.

"Beberapa atlet kami telah membuktikan jika mereka memiliki potensi dan bisa bersaing di kejurnas. Kami tentu berharap hasil ini semakin menjaga motivasi seluruh atlet sehingga bisa mengeluarkan kemampuan terbaiknya di pra-PON," ujarnya.
Pewarta :
Uploader: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar