
Dua Ketua Gerindra di Sulsel terancam sanksi

"Segala sesuatu punya konsekuensinya. Kader harus patuh terhadap aturan dan keputusan yang dikeluarkan partai ...
Makassar (ANTARA Sulsel) - Dua Ketua Gerindra di Sulawesi Selatan terancam sanksi karena dianggap tidak patuh terhadap putusan yang telah dikeluarkan Dewan Pimpinan Pusat (DPP).
"Segala sesuatu punya konsekuensinya. Kader harus patuh terhadap aturan dan keputusan yang dikeluarkan partai dan ada sanksi bagi yang tidak mengikutinya," ujar Wakil Ketua Gerindra Sulsel Idris Manggabarani di Makassar, Kamis.
Dua ketua yang terancam sanksi tegas itu yakni Ketua Dewan Pembina Gerindra Sulawesi Selatan Andi Soetomo dan Ketua DPC Gerindra Gowa Dharmawangsyah Muin.
Idris Manggabarani mengatakan, sanksi tegas yang dimaksudkannya adalah karena diduga kedua ketua itu melakukan perlawanan dan pembangkangan.
"Kita sudah menyiapkan sanksi tegas bagi kader-kader Gerindra yang tidak menjalankan atau membangkang perintah partai. Partai telah memutuskan usungannya di 11 pilkada serentak dan kader yang tidak menjalankan perintah partai akan kami beri sanksi tegas. Paling berat pemecatan," tegasnya.
Idris menjelaskan, bagi kader Gerindra dilarang keras menggunakan atribut partai jika mendukung pasangan kandidat lain yang tidak direkomendasikan oleh partai.
Jika ditemukan ada kader yang menggunakan atribut Gerindra ke pasangan kandidat lain yang tidak diusung Gerindra di pilkada serentak, maka sanksinya sangat tegas.
"Tidak boleh membawa atribut partai untuk mendukung calon yang bukan usungan Gerindra, itu kita nilai telah membangkang atas putusan partai," sebutnya.
Untuk diketahui, di Pilkada Kabupaten Gowa, Partai Gerindra mendukung pasangan Adnan Puritcha Ichsan Yasin Limpo-Abdul Rauf. Begitupun di Kabupaten Soppeng, Gerindra merekomendasikan usungan Andi Kaswadi Razak-Supriansa.
Ketua DPC Gerindra Kabupaten Gowa, Dharmangsyah Muin dikonfirmasi secara terpisah membantah jika dirinya mendukung Tenri Olle Yasin Limpo. "Saya no comment, karena isu itu tidak benar. Saya orang yang taat pada perintah partai," katanya.
Sementara Ketua Dewan Pembinan Gerindra Sulawesi Selatan Andi Soetomo menuturkan, tidak ada salahnya mendukung bakal calon kepala daerah yang bukan berasal dari usungan partai.
"Anak saya Andi Zulkarnaen Soetomo maju di pemilihan itu. Berpasangan dengan Lutfi Halide. Masak saya mendukung calon lain. Gak mungkinlah. Tapi sejauh ini apa yang diperintahkan pak Prabowo selalu saya patuhi," jelasnya.
Pewarta : Muh Hasanuddin
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
