
Mahasiswa-pemuda Majene minta NKRI dipertahankan

"Pertahankan NKRI dan Pancasila serta ideologi lain yang merusak tatanan berbangsa...
Majene, Sulbar (ANTARA Sulbar) - Mahasiswa dan Pemuda di Kabupaten Mamuju Provinsi Sulawesi Barat melakukan aksi unjuk rasa memperingati hari kemerdekaan RI ke-70 dan meminta seluruh elemen bangsa mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) agar tetap utuh dan berdaulat.
Puluhan aktivis yang tergabung dalam aliansi rakyat dan mahasiswa dan pemuda (Armada) diantaranya Forum Persaudaraan Pemuda Sulbar Kabupaten Majene, FPPI Kabupaten Majene, Lingkar Studi Pemuda Kritis Indonesia dan KKP Pemuda Kecamatan Pamboang Kabupaten Majene melakukan aksi unjuk rasa di tugu pusat Kota Majene, Senin.
Massa pemuda dan mahasiswa tersebut tampak berorasi dan membagi selebaran kepada masyarakat yang berisi sejumlah tuntutan.
"Pertahankan NKRI dan Pancasila serta ideologi lain yang merusak tatanan berbangsa dan bernegara, waspadai ideologi komunisme yang jauh dari nilai pancasila dan nilai luhur bangsa," kata Ramli pimpinan pemuda dan mahasiswa.
Dia meminta agar seluruh masyarakat Majene dan seluruh elemen bangsa tetap menjaga ideologi pancasila dan mempertahankan NKRI dari berbagai macam gangguan.
Selain itu, juga menolak terhadap exploitasi tambang Uranium di bukit desa Takandeang Kecamatan Tappalang karena akan menimbulkan dampak bagi masyarakat kemudian Selain itu menolak pembangunan Water Boom di Tadzolo, Buttu Baruga Kabupaten Majene karena mengancam terjadinya krisis air bersih yang berdampak pada masyarakat.
"Kami tolak segala bentuk dampak yang merusak lingkungan demi generasi pelanjut bangsa ini," katanya.
Pewarta : M Faisal Hanapi
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
