Logo Header Antaranews Makassar

Mahasiswa Jepang ikut upacara HUT RI di Bantaeng

Selasa, 18 Agustus 2015 16:06 WIB
Image Print

Bantaeng, (ANTARA Sulsel) - Sejumlah mahasiswa dari berbagai Negara di Asia yang sedang menimba ilmu di Univeritas AIPIU Jepang turut memeriahkan upacara Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan RI ke 70 yang dipusatkan di lapangan Pantai Seruni Bantaeng, Senin (17/8).

Para mahasiswa dari Jepang, Korea, Taiwan, Thailand dan Indonesia itu menjadi perhatian masyarakat yang menyaksikan jalannya upacara yang dipimpin langsung Bupati Bantaeng HM Nurdin Abdullah.

Para mahasiswa dari salah satu universitas terbaik di Jepang itu datang secara khusus ke Bantaeng untuk berbagi pengalaman dengan siswa-siswi Bantaeng sekaligus menghadiri serangkaian kegiatan peringatan HUT RI ke-70 tahun ini.

Seperti biasa, peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia yang ditandai Pengibaran Bendera Merah Putih menjadi tontonan warga.

Masyarakat tampak antusias menyaksikan jalannya upacara pengibaran bendera dari setiap sisi sekitar lokasi berlangsungnya upacara kenegaraan ini.
Diawali penampilan Marching Band Loka Nada Bantaeng yang belum lama ini menjadi juara umum lomba Marching Band di Bali.

Bertindak selaku Inspektur Upacara yakni Bupati Bantaeng HM Nurdin Abdullah. Perwira Upacara AKP Yusuf, SH, Komandan Upacara, Iptu Pol Agis Aria Denawan. Pembaca Proklamasi Ketua DPRD Bantaeng H Sahabuddin.

Usai upacara, Kodim 1410 Bantaeng mempersembahkan drama kolosal tentang masa penjajahan. Bagaimana rakyat memperjuangkan tanah air sebelum kemerdekaan. Dengan pesan tersirat bahwa rakyat haruslah senantiasa menyatukan langkah dan tindakan dalam mengisi kemerdekaan.

Usai menyaksikan drama perembahan prajurit TNI dari Kodim, dilanjutkan ziarah dan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan (TMP) Sasayya untuk mengenang jasa-jasa para pahlawan.
Veteran
Anggota Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) menerima bingkisan dari Bupati Bantaeng HM Nurdin Abdullah.

Penyerahan bingkisan dilakukan di rumah jabatan Bupati Bantaeng usai upacara Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan RI ke 70 yang di pusatkan di lapangan upacara Pantai Seruni, Senin (17/8).

Pengurus LVRI Kabupaten Bantaeng H Samad Mustadjab mengatakan, para pejuang yang terdaftar di LVRI sekitar 50 orang. Ini sudah termasuk para janda veteran.
Namun, anggota veteran yang masih hidup sebanyak 16 orang dan yang masih aktif ada sekitar 7 orang. Jumlah ini tentu bukannya bertambah, namun terus berkurang karena termakan usia.

Bupati Bantaeng HM Nurdin Abdullah mengakui begitu berat dan susahnya perjuangan para pahlawan kita.

"Karena perjuangan merekalah sehingga kita bisa merasakan kenikmatan hidup sekarang ini, ujarnya.

Ia berharap, pada peringatan HUT Kemerdekaan berikutnya kita dapat bertemu kembali dalam keadaan sehat wal afiat.



Pewarta :
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026