Logo Header Antaranews Makassar

SMK Negeri 3 Bantaeng persiapkan kerjasama dengan Disnakertrans

Senin, 7 September 2015 19:57 WIB
Image Print
"Kerjasama terutama akan difokuskan pada bursa kerja khusus (BKK) yang diharapkan menjadi bekal...

Bantaeng, Sulsel (ANTARA Sulsel) - SMK Negeri 3 Kabupaten Bantaeng Provinsi Sulawesi Selatan mempersiapkan naskah kerjasama memorandum of understanding (MOU) dengan Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi.

"Kerjasama terutama akan difokuskan pada bursa kerja khusus (BKK) yang diharapkan menjadi bekal terhadap para siswa," kata Kepala SMK Negeri 3 Bantaeng Drs Idris Ali, usai upacara bendera setiap hari Senin di halaman sekolah tersebut, Senin.

Upacara bendera rutin tersebut menghadirkan Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Bantaeng Syahrul Bayan sebagai Pembina Upacara.

"Ini adalah kesekian kalinya kami hadir di sekolah sekolah untuk menjadi pembina Upacara sekaligus mensosialisasikan kesiapan para calon alumni SMK Negeri 3 Bantaeng untuk memasuki dunia kerja," jelas Syahrul.

Berdasarkan data, sudah banyak alumni SMK Negeri 3 Bantaeng yang terserap di dunia kerja, termasuk yang mengikuti "on the job training" di China khususnya tenaga kerja di PT. Huadi Nickel Alloy Indonesia.

Syahrul Bayan yang juga mantan Gubernur Praja STPDN Jatinangor Periode 2001-2002 ini mengatakan, kini saatnya sektor ketenagakerjaan di Bantaeng harus ditata dengan baik.

Penataan agar seiring program kerja Pemkab Bantaeng tentang pengentasan pengangguran dengan menghadirkan Balai Latihan Kerja (BLK) di Desa Baruga Kecamatan Pajukukang, serta hadirnya beberapa industri pengolahan nikel di daerah ini.

Diharapkan BLK Bantaeng ini akan segera difungsikan 2016 mendatang.

Sebelumnya, Kepsek SMK Negeri 3 Idris Ali melaporkan, SMK Negeri 3 Bantaeng ini membuka beberapa kelas kejuruan keahlian diantaranya kejuruan teknik konstruksi batu dan beton, teknik kendaraan ringan.

Selain itu, sekolah yang kini membina 600 siswa ini juga membuka jurusan keahlian kesehatan, farmasi, multimedia, teknik sepeda motor, yang kini mendidik kurang lebih 600 siswa. Dan juga memiliki segudang prestasi di tingkat Kabupaten maupun Propinsi ini.

Khusus rencana MOU dengan Dinas Sosnakertrans, ia mengatakan, program kemitraan dengan SKPD Bantaeng kami dilakukan dalam rangka menyebarluaskan informasi dari awal terkait agenda pemerintah kepada para pendidik dan siswa sehingga adanya kesamaan visi dan misi tentang peningkatan SDM di Bantaeng.

Kehadiran Kadis Sosnakertrans Bantaeng di SMK Negeri 3 Bantaeng beserta beberapa SMK lainnya juga dalam rangka agenda tindaklanjut sosialisasi Perda Nomor 2 Tahun 2015 tentang Penyelenggaraan Pelatihan Kerja dan Produktivitas.

"Ini merupakan Perda tentang Pelatihan dan Produktivitas kedua di Indonesia setelah Pemkab. Pasuruan Jawa Timur yang dibawah bimbingan teknis Kementerian Ketenagakerjaan RI dan GIZ Jerman," katanya.



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026