Logo Header Antaranews Makassar

DKP3 Makassar pantau hewan ternak di RPH

Jumat, 18 September 2015 07:06 WIB
Image Print
"Ini penting diketahui oleh masyarakat, jangan karena mau musim lebaran...

Makassar (ANTARA Sulsel) - Rombongan Dinas Kelautan, Perikanan, Pertanian, dan Peternakan Kota Makassar, Sulawesi Selatan, melakukan pemantauan ke Rumah Potong Hewan Antang Makassar untuk memastikan ketersediaan daging serta hewan kurban bersertifikat sehat.

"Ini penting diketahui oleh masyarakat, jangan karena mau musim lebaran haji justru aktivitas di RPH menjadi menurun dan stok daging menurun. Makanya kami pantau sekaligus memeriksa hewan ternak yang akan disembelih nanti," kata Kepala DKP3 Makassar Rahman Bando di Makassar, Kamis.

Dia mengatakan hasil peninjauannya di RPH itu dengan menggandeng tim dokter hewan tersebut mengakui jika pasokan daging yang akan dikonsumsi per hari itu masih tetap aman hingga setelah lebaran.

Sedangkan untuk hewan ternak yang akan disembelih pada hari Idul Adha disimpulkan, sebagian besar sapi sehat dan layak dikonsumsi. Pemeriksa kesehatan hewan dari Dinas, Ridwan Gaffar mengatakan, meski begitu masyarakat tetap perlu teliti sebelum membeli hewan kurban.

Menurut Ridwan, ada sejumlah ciri-ciri hewan kurban yang layak dipilih. Antara lain memiliki bulu yang mengkilap, biji mata yang cerah sempurna, serta tidak memiliki cacat fisik.

"Jadi mudah saja bagi masyarakat untuk mengetahuinya. Tapi yang paling aman, dengan membeli hewan yang telah memiliki sertifikat dari Dinas," katanya.

Menurut dia, hewan yang dinyatakan sehat adalah yang telah melalui proses pemeriksaan kesehatan oleh dokter hewan atau paramedis kesehatan hewan yang telah ditunjuk oleh DKP3.

Setelah diperiksa dan dinyatakan sehat, dibuktikan dengan pemberian stiker pada tubuh hewan tersebut, dilengkapi dengan surat keterangan pemeriksaan kesehatan yang menyatakan hewan tersebut tidak mengandung penyakit dan layak dijadikan hewan qurban.

"Ditandai dengan pemberian stiker yang ditempel ditubuh hewan dan setiap hewan memiliki surat keterangan sehat, suratnya dikeluarkan oleh DKP3," jelasnya.

Rahman Bando menambahkan, pihaknya akan menurunkan tim yang terdiri dari Dokter Hewan melakukan pemeriksaan di seluruh tempat penjualan hewan qurban yang terdata di kota Makassar tanpa memungut biaya.

Lebih lanjut, mantan Kepala Kantor Ketahanan Pangan ini menghimbau pedagang ternak untuk tidak menjual hewan qurbannya di jalan protokol karena akan menggangu kenyamanan dan kebersihan kota.

"Kita juga meminta mereka untuk menjaga kebersihan lokasi dagangan," ungkapnya.



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026