Lokasi Pra-PON Jabar dipindah ke Jakarta

id ski air, psawi sulsel

"Pengumuman pemindahan lokasi pelaksanaan Pra-PON sudah kita terima beberapa minggu lalu...
Makassar (ANTARA Sulsel) - Lokasi pelaksanaan babak kualifikasi cabang Ski Air dan Wakeboard Indonesia Pekan Olahraga Nasional (PON) yang sebelumnya direncanakan di Jawa Barat resmi dipindahkan ke Danau Sunter, Jakarta, pada 29 September - 4 Oktober 2015.

"Pengumuman pemindahan lokasi pelaksanaan Pra-PON sudah kita terima beberapa minggu lalu. Adapun alasan pemindahan sesuai informasi karena kondisi air danau yang mengalami penyusutan dan dinilai tidak lagi representatif untuk menjadi arena pra-PON," kata Sekretaris Umum PSAWI Sulsel, Ismail Sellery di Makassar, Jumat.

Mengenai pemindahan lokasi Pra-PON 2015, dirinya mengaku tidak mempersoalkan. Apalagi pihak penyelenggara sudah menginformasikan ke seluruh daerah. Pihaknya juga mengaku siap bersaing untuk merebut tiket tampil pada PON XIX/2016 di Jawa Barat.

Pengprov Persatuan Ski Air dan Wakeboard Indonesia (PSAWI) Sulsel juga terus fokus mempersiapkan seluruh atlet yang akan diturunkan.

Mengenai kualitas lawan di babak kualifikasi, pihaknya tetap mewapsadai tim DKI Jakarta dan Jawa Barat yang memang banyak diperkuat atlet pelatnas.

"Untuk merebut medali tentu bukan hal mudah. Namun fokus utama kita ikut pra-PON memang untuk bisa merebut tiket dan tampil di PON 2016," katanya.

Menghadapi Pra-PON 2015, Pengprov PSAWI Sulsel menurunkan sebanyak tujuh atlet yang terdiri dari lima atlet ski air dan dua atlet wakeboard antara lain Janur Angga, Baiq Jati, Amanda Salsabilla, Adinda Salsabita, Andi Siti Rafika Ilham, serta Fahriansyah.

Sementara dua atlet lain yang sebelumnya ikut dipersiapkan yakni Andi Rahman Ilham dan Irfan Artileri, dirinya mengaku terpaksa batal berangkat karena beberapa alasan.

Terkait peluang meraih hasil maksimal, dirinya mengaku cukup optimistis. Apalagi beberapa atlet Sulsel telah membuktikan kualitasnya saat tampil di kejuaraan nasional kelompok umur di Jakarta, 20-25 Januari 2015.

Modal ini diharapkan bisa mengangkat motivasi dan mental atlet sehingga bisa mengeluarkan kemampuan terbaiknya meski berlaga di luar negeri.

"Kami memang pada awalnya menyiapkan sembilan atlet namun karena beberapa hal akhirnya dua diantaranya batal berangkat. Kami tentunya tetap optimistis mampu meraih hasil maksimal termasuk lolos ke PON 2016," ujarnya.
Pewarta :
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar