
Alumni SMK Bantaeng siap magang ke Jepang

Bantaeng, (Antara) - Dua orang pemuda Bantaeng alumni SMK Negeri 1 Bantaeng dan SMK Negeri 3 Bantaeng, siap berangkat ke Jepang pada awal Januari 2016 untuk mengikuti program magang oleh Kementerian Ketenagakerjaan RI.
"Hari ini kami bertemu keduanya, sekaligus memberikan spirit dan menitipkan harapan Pemkab Bantaeng, yang kini serius pada peningkatan kapasitas dan keterampilan untuk lebih profesional sehingga akan meningkatkan kesejahteraan. Harapan ini, menjadi pesan khusus yang kami titipkan kepadanya," ujar Kepala Dinas Sosnakertrans Bantaeng, Syahrul Bayan di Bantaeng, Jumat.
Pemuda Bantaeng tersebut, masing masing Jamaluddin Kamating alumni SMK Negeri 1 Bantaeng 2009 yang berasal dari jurusan TKJ dan Andi Akbar Agung alumni SMK Negeri 3 Bantaeng 2014 yang berasal dari jurusan bangunan.
"Keduanya telah mengikuti Diklat Dasar Pemagangan di BLKI Makassar selama enam bulan lamanya, dan akan melanjutkan Diklat Pemantapan Bahasa Jepang di BLK Internasional Cevest Bekasi selama tiga bulan mulai pada awal Oktober 2015. Semoga tidak ada halangan, akan mulai magang pada awal tahun 2016," katanya.
Syahrul mengatakan, mereka telah mendapatkan rekomendasi dari Bupati Bantaeng untuk Program Magang di Jepang, yaitu masing masing akan magang selama tiga tahun di Osaka dan Saytama, yang diperkirakan gaji dalam hitungan rupiah sebesar Rp9 juta - Rp9,7 juta per bulan.
Dia mengharapkan agar kehadiran BLK Bantaeng akan lebih banyak lagi menghasilkan tenaga tenaga kerja profesional dan siap bekerja secara profesional dan handal dan ini memperkuat dengan hadirnya regulasi Perda Bantaeng Nomor 2 tentang Penyelenggaraan Pelatihan Kerja dan Produktivitas.
"Insya Allah, kami siap menjadi duta Bantaeng di Bekasi dan Jepang nantinya, dan kami akan menjadi wakil yang baik tentunya" ujar Jamaluddin yang juga didampingi Bakri selaku Pendamping dari Bidang Tenaga Kerja yang juga merupakan Purna TKS Bantaeng.
Andi Syukri selaku Pengawas Ketenagakerjaan Kabupaten Bantaeng mengaku, akan terus mendorong SMK se Kabupaten Bantaeng untuk melakukan Kerjasama dengan Dinsosnakertrans Bantaeng dengan membuka Bursa Kerja Khusus di sekolah, sehingga lebih mudah mendeteksi sejumlah alumni SMK yang akan tamat dan telah temat di SMK.
Kini baru SMK Negeri 5 Bantaeng yang telah melakukan MoU terkait kehadiran BKK di Bantaeng, dan menyusul tiga SMK lainnya.
Pewarta :
Editor: Agus Setiawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
