Logo Header Antaranews Makassar

Wahdah Islamiyah Lutim bentuk majelis relawan Qur`an

Minggu, 18 Oktober 2015 19:49 WIB
Image Print
"Al Quran sebagai pedoman hidup tidak hanya dibaca saja, tapi mesti dipahami dan amalkan...

Luwu Timur, Sulsel (ANTARA Sulsel) - Pengurus Wahdah Islamiyah Kabupaten Luwu Timur Sulawesi Selatan mengukuhkan ratusan relawan yang tergabung dalam Majelis Relawan Qur`an di Masjid Agung Malili, Minggu, sebagai upaya mendorong pemberantasan buta aksara Al Qur`an di daerah itu.

Asisten II Bidang Ekonomi Pembangunan Luwu Timur, Abrinsyah mengatakan pemerintah sangat mendukung kegiatan positif seperti ini.

Menurutnya, hadirnya Majelis Relawan Qur`an Luwu Timur tentu menjadi sebuah kebanggaan untuk mengingatkan agar umat islam senantiasa membumikan Al Qur`an sebagai pedoman hidup.

"Al Quran sebagai pedoman hidup tidak hanya dibaca saja, tapi mesti dipahami dan amalkan. Kehadiran Majelis Relawan Qur`an Luwu Timur tentu penting untuk mengingatkan agar umat islam senantiasa membumikan Al Qur`an," katanya.

Pengukuhan relawan ini juga dirangkaikan dengan kegiatan Tabligh Akbar dengan mengusung tema "Al Qur`an Solusi Abadi" yang diikuti ratusan orang dari perwakilan 11 kecamatan se-Luwu Timur.

Sebagai pembicara pada kegiatan ini, Ust Syaibani Mujiono yang merupakan Alumni STIBA Makassar dan Narasumber Ummat TV, menyampaikan materi Al Quran Solusi Abadi.

Selanjutnya untuk narasumber lainnya yakni Ust Rahmat Marwan Bidalo, yang juga Alumni Al Madinah Internasional University Malaysia membawakan materi Satu Jam Ummul Quran.

Menandai pengukuhan para relawan ini, Asisten Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang) HM Abrinsyah memasangkan pin kepada para relawan didampingi para pengurus Wahdah Islamiyah Luwu Timur.

Dalam kesempatan itu pula, dirinya mewakili pemerintah berharap para relawan ini nantinya dapat menumbuhkan, meningkatkan, dan memantapkan kesadaran serta tanggung jawab sebagai relawan Quran dengan menjalankan tugas yang diamanahkan secara tulus dan ikhlas.

"Kita masih sangat membutuhkan kehadiran relawan-relawan yang tulus, ikhlas dan bersedia terjun ke tengah-tengah masyarakat mengajarkan AlQuran" jelasnya.

Sementara itu Ketua DPD Wahdah Islamiyah Luwu Timur, Budirman mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk melahirkan relawan-relawan AlQuran yang siap untuk belajar sekaligus mengajarkan AlQuran di tengah-tengah masyarakat. Apalagi, hakikatnya AlQuran memang merupakan solusi tepat atas problematika umat dan bangsa yang tengah melanda.

"Masalah-masalah yang tengah dihadapi oleh bangsa ini terjadi karena AlQuran telah ditinggalkan, tidak lagi menjadi pedoman hidup." ujarnya.

Selain itu, lanjut Budirman, melalui kegiatan Majelis AlQuran Relawan Quran, Wahdah Islamiyah hadir di tengah-tengah masyarakat bertekad untuk terus memberikan kontribusi positif demi mewujudkan masyarakat Qurani. "insya Allah, kami siap" tutupnya.



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026