Kamis, 19 Oktober 2017

PJI Sulsel kecam Raffi lecehkan profesi wartawan

id pji sulsel, raffi ahmad, pelecehan wartawan
PJI Sulsel kecam Raffi lecehkan profesi wartawan
Ketua PJI Sulsel Jumadi Mappanganro (Istimewa/FB)
"Kami mengecam statmen yang dilontarkan Raffi menggangap wartawan mata duitan...
Makassar (ANTARA Sulsel) - Pengurus Daerah Perhimpunan Jurnalis Indonesia (PJI) Sulawesi Selatan mengecam perilaku artis Raffi Ahmad yang melecehkan profesi jurnalis atau wartawan saat pertujukannya pada program televisi nasional di Jakarta.

"Kami mengecam statmen yang dilontarkan Raffi menggangap wartawan mata duitan, itu jelas melecehkan profesi wartawan. Tidak mesti Raffi bicara seperti itu apalagi berakting sebagai wartawan," tegas Ketua PJI Sulsel Jumadi Mappanganro di Makassar, Jumat.

Menurut dia hasil telaah adegan yang dilakukan Raffi bersama Billy Saputra itu tidak mencerminkan prosesi wartawan dalam menjankan tugas, kendati dibawakan secara lawakan namun subtansinya melenceng.

"Itu sama saja melecehkan pekerjaan jurnalis, tidak sepantasnya dia (Raffi) ngomong seperti itu apalagi di hadapan publik. Raffi mungkin lupa yang membesarkan dirinya dari wartawan dari berbagai media, kenapa justru melecehkan prosesi," ucapnya.

Koordinator Liputan Harian Tribun Timur ini menambahkan meski pria satu anak ini telah meminta maaaf kepada salah satu organisasi kewartawanan, namun itu buka jalan keluar yang seharusnya dan bisa saja kejadian itu terulang

Senada, jurnalis senior Mukramal Azis juga mengecam perilaku tersebut. Selain itu dirinya mengharapkan agar organisasi pers harus bersatu seperti PWI, AJI, IJTI dan PJI serta lainya melayakan somasi kepada artis yang sering melecehkan prosesi wartawan.

"Perilaku seperti itu wajib disomasi dan meminta stasiun televisi untuk tidak lagi memakai jasa Raffi Ahmad selama setahun alias non job atas apa yang dia lakukan, tentu Raffi akan merasakan pahitnya tidak bekerja," ungkapnya.

Namun masalahnya malah hampir seluruh lembaga profesi membantu dan menerima permintaan maafnya dan mengangap masalah itu lelucon padahal jelas itu pelecehan dengan menggeneralisasi secara nyata di depan publik.

Devisi advokasi PJI Sulsel Adam Djumain menambahkan, terkadang media melihat Raffi ibarat selebritas bahkan sampai istrinya Gigi sempat mendapat porsi live di salah satu televisi nasional, sehingga dengan gampangnya dengan kata maaf mengangap masalah ini selesai.

"Kalau ini terus dibiarkan maka artis-artis lain akan sangat mudah melakukan pelecahan, kendati kata maaf sudah disampaikan ke publik tapi suka tidak suka apakah semua jurnalis di Indonesia menerima permintaan maaf dia, tentu saja tidak semua menerima." tandasnya.

Sebelumnya, Raffi Ahmad bersama Billy Saputra adik dari almarhum Olga Saputra ini tampil dalam adegan menjadi wartawan. Dalam adegan itu Raffi secara spontan tanpa pikir panjang mengeluarkan statmen lawakan yang menghina profesi jurnalis.

"Lu tau nga ini apa, sama gue juga nga tau, (toples berisi uang receh). Kalau wartawan lagi pada riung (ngumpul) lagi ngejar-ngejar berita, lagi dikejar elu, giniin aja duit, seeet.. (sambil melempar uang receh), wartawan kan, semua orang kan mata duitan, pas lari kesana, gue tinggalin aja, kelar wawancaranya," kata Raffi dalam adegan itu.

Atas adegan itu kemudian mendapat sorotan dari berbagai media, kemudian Raffi menemui salah satu organisasi pers PWI Pusat untuk meminta maaf.

COPYRIGHT © ANTARA 2015

Baca Juga