Logo Header Antaranews Makassar

SULSEL BELUM TUNTASKAN BUTA AKSARA ALQURAN

Sabtu, 29 November 2008 13:02 WIB
Image Print

Makassar, 29/11 (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) belum mampu menuntaskan program pemberantasan buta aksara Alquran, dan menyerahkan penyelesaian program itu kepada Majelis Ulama Indonesia (MUI) setempat.

"Penyerahan penanganan program itu akan dilakukan pada 2009," kata Wakil Kepala Dinas Pendidikan Sulsel Saleh Gottang di Makassar, Sabtu.

Dia mengharapkan penyerahan program penanganan pemberantasan buta aksara Alquran kepada MUI Sulsel dapat mempercepat proses pelaksanaan program tersebut.

Penyerahan itu, kata Saleh, dilakukan karena lembaga ini dianggap memiliki peran besar dalam melakukan pemberantasan buta akasara Alquran di daerah ini.

Selain itu, lanjut dia, lembaga ini juga telah memprogramkan kegiatan ini terlebih dulu dibandingkan dengan pemerintah provinsi.

Dinas Pendidikan dan Departemen Agama Sulsel akan tetap melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan program ini agar berjalan optimal.

Perda Nomor 4 Tahun 2006 Tentang Pemberantasan Buta Aksara Alquran mengatur tentang penyerahan penanganan program tersebut dari Pemprov Sulsel ke Departemen Agama Sulsel.

Data Dinas Pendidikan Sulsel mencatat rasio buta aksara Alquran di Sulsel dan Sulawesi Barat (Sulbar) saat ini masih sekitar 10 persen, artinya ada 10 orang buta aksara Alquran dalam setiap 100 penduduk muslim.
(T.PK-HK/C/N002/N002) 29-11-2008 19:40:00