Besan Gubernur Sulsel takluk hasil rekap KPU

id pilkada serentak, soppeng, luthfi halide, kpu sulawesi selatan

"Semua form C1 itu di scanner di daerah kemudian dikirim ke KPU Sulsel...
Makassar (ANTARA Sulsel) - Besan Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo, Luthfi Halide yang maju sebagai calon bupati Soppeng pada pemilihan kepala daerah serentak takluk dari pesaingnya berdasarkan data hasil rekap atau "real count" Komisi Pemilihan Umum (KPU).

"Semua form C1 itu di scanner di daerah kemudian dikirim ke KPU Sulsel dan KPU Pusat. Semuanya terkoneksi langsung dengan sistem," ujar Ketua KPU Sulawesi Selatan Muh lqbal Latief di Makassar, Jumat.

Berdasarkan pantauan di laman resmi milik KPU, data form C1 sebagai berita acara pemungutan dan penghitungan suara dari setiap tempat pemungutan suara (TPS) yang masuk sudah rampung 100 persen.

Lutfi Halide yang menggandeng Andi Zulkarnain Soetomo, anak dari Bupati Soppeng dua periode 2005-2015 Andi Soetomo itu juga tidak bisa memenangkan pertarungan.

Di laman itu, pasangan yang menggunakan tagline LHD-Azas tersebut hanya mampu meraup sekitar 59.106 suara atau jika dipersentasekan hanya 42,25 persen.

Sedangkan pesaingnya yang berhasil mengumpulkan suara terbanyak masyarakat Soppeng yakni Andi Kaswadi Razak berpasangan dengan Supriansa berhasil memperoleh 80.802 suara atau sekitar 57,75 persen.

Di Pilkada Soppeng ini, jumlah warga yang menggunakan hak pilihnya itu hanya sekitar 140.654 dari 180.905 orang pemilih yang terdaftar sebagai daftar pemilih tetap (DPT). Sedangkan jumlah TPS sebanyak 503.

Untuk partisipasi pemilih yang terdata berdasarkan persentasenya itu sebanyak 77,75 persen atau kurang dari 80 persen partisipasi yang menjadi target dari KPU setempat.

Dari jumlah itu pula, diketahui suara sah hanya sebanyak 139.514. Sedangkan suara yang dinyatakan tidak sah karena kesalahan dalam mencoblos maupun tidak mencoblosnya sebanyak 585.

"Rekapitulasi suara berdasarkan formulir Model C1 yang telah ditetapkan oleh KPPS, bersifat sementara dan bukan hasil final. Kesalahan yang terdapat pada formulir Model C1 diperbaiki pada rekapitulasi di tingkat atasnya," jelas Muh Iqbal Latief.
Pewarta :
Uploader: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar