Wakil Sulawesi Selatan melaju ke final kejurnas

id kejurnas bulutangkis divisi II, pebulutangkis sulawesi selatan

"Khuznul Kharim berhak berlaga di partai puncak...
Makassar (ANTARA Sulsel) - Tunggal putra taruna Sulawesi Selatan, Khuznul Kharim memastikan diri tampil di babak grand final setelah mengalahkan wakil Kalimantan Tengah di semifinal Kejuaraan Nasional Divisi II di GOR Asia-Afrika Senayan Jakarta, Jumat.

"Khuznul Kharim berhak berlaga di partai puncak setelah mengalahkan wakil Kalimantan Tengah atas nama Destrio dengan dua set langsung 21-11 dan 21-5," kata Pelatih Bulu Tangkis Sulsel, Mustakim saat dihubungi dari Makassar usai pertandingan.

Keberhasilan Khuzul Kharim mencapai final tunggal taruna putra justru tidak mampu diikuti rekannya yakni Asri Ainun yang bermain di lapangan berbeda .Tunggal taruna putri Sulsel itu harus mengakui keunggulan lawanya dari Banten di babak semifinal hari ini.

Mengenai pencapaian ini, dirinya mengaku sudah melenceng dari target awal untuk bisa menjaga peluang merebut dua medali emas pada pelaksanaan tahun ini. Namun demikian, pihaknya tetap berharap Khuznul bisa menyumbangkan medali emas untuk Sulsel.

"Kita pada awalnya memang berharap keduanya lolos ke final sekaligus merebut medali emas. Namun karena permainan lawan yang lebih baik sehingga Asri Ainun gagal melangkah ke partai puncak mengikuti Khuznul," jelasnya.

Menghadapi Kejurnas 2015, Pengurus Provinsi Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Sulawesi Selatan menargetkan merebut dua medali emas.

Untuk mewujudkan target maka PBSI Sulsel sengaja menurunkan 16 atlet terbaiknya seperti Khuznul Kharim di nomor (Tunggal Taruna Putra), Ayuni (Tunggal Taruna Putri), M Quraish dan Surya Alfandi (Ganda Taruna Putra). Selanjutnya ada pasangan ganda taruna putri Desty Yuliana/ Siti Azisah serta Agussalim dan Dini Tri Insani pada nomor ganda campuran.

Sementara untuk kategori dewasa, PBSI Sulsel mempercayakan pada sosok Umbu Saputra (Tunggal Putra), Hasri Ainun (Tunggal Putri), Nirwan berpasangan Umam (Ganda Putra), Khaeriah Rosmini/Wati (Ganda Putri) dan Aswan Wawan dan Stefani di nomor ganda campuran dewasa.

Dari beberapa atlet yang dipersiapkan, beberapa diantaranya merupakan atlet yang baru saja merebut tiket ke Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX 2016 di Jawa Barat yakni Umbu Saputra dan Khuznulkarim.

Namun dengan kekalahan Asri Ainun maka target dua emas Sulsel dipastikan gagal terwujud. Adapun satu medali emas tetap berpeluang diraih namun tentu harus lebih bekerja keras mengingat partai puncak memang selalu sulit diprediksi.
Pewarta :
Uploader: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar