Atlet Sulsel gabung pelatnas kejuaraan Muaythai dunia

Pewarta : id muay thai

Ilustrasi--Muay Thai (ANTARA FOTO/Teresia May)

Makassar (ANTARA Sulsel) - Tiga petarung Sulawesi Selatan telah bergabung dalam pemusatan latihan nasional (Pelatnas) untuk diproyeksikan menghadapi kejuaraan dunia Muaythai di Makassar, Sulsel, Maret 2016.

Ketua Muaythai Indonesia (MI) Sulsel, Nurahcman Tiri di Makassar, Jumat mengatakan tiga atlet itu masing-masing Zulbimantara, M Nur Alamsyah (kelas profesional amatir) serta Nadya yang akan turun di kelas pemula.

"Ketiga atlet kita sudah berangkat sejak Kamis lalu. Kami tentunya ikut bersyukur dan berbangga dengan kepercayaan pusat terhadap potensi atlet di Sulsel," jelasnya.

Ia menjelaskan, seluruh atlet akan bergabung dengan sejumlah petarung lain yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Pihaknya juga mengaku optimistis dengan kemampuan ketiganya karena sudah dibuktikan baik ajang nasional hingga internasional.

Khusus untuk even nasional, dua dari tiga atlet memang merupakan penyumbang medali Sulsel di kejurnas Piala Wapres Makassar 2015 yakni M Nur Alamsyah (emas/senior Pa -67 kg) serta Nadya Indah (perak pemula 48 kg). Sementara Zul Bimantara saat itu harus absen karena mengalami sakit.

"Mereka akan berada di pelatnas selama kurang lebih tiga bulan sesuai jadwal kejuaraan dunia yang diagendakan Maret 2016. Kami juga meminta seluruh atlet untuk tetap fokus dalam meningkatkan kemampuannya demi menjaga peluang meraih medali di ajang internasional tahun depan," katanya.

Pengurus Besar Muaythai Indonesia (PBMI) sebelumnya telah menunjuk Makassar, Sulawesi Selatan, sebagai tuan rumah kejuaraan dunia yang direncanakan pada Maret 2016.

Ketua Harian PBMI, Sudirman, mengatakan penunjukan ini tidak lepas dari peran serta Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto yang selama ini dinilai begitu berkomitmen dan mendukung penuh setiap pelaksanaan kejurnas muaythai di daerah itu.

"Ketua Muaythai internasional memang telah memberikan kepercayaan kepada kami untuk menjadi tuan rumah. Setelah menerima tawaran itu maka kita tidak ragu menujuk Makassar untuk menjadi penyelenggara karena komitmen dari wali kota Makassar selama ini," katanya.

PBMI sejauh ini memang telah melaksanakan kejuaraan nasional sebanyak dua kali di Makassar. Pada pelaksanaan pertama Liga Muaythai digelar pada 2014 dan Sulawesi Selatan berhak tampil sebagai juara umum saat itu.

Selain dukungan dan komitmen Wali Kota Makassar, kepercayaan menggelar di Kota "Anging Mammiri" itu juga dikarenakan dukungan sarana dan prasarana yang lengkap mulai dari venue pertandingan yang cukupbanyak, keberadaan hotel yang juga banyak, rumah sakit lengkap hingga memiliki bandara internasional Sultan Hasanuddin.

Ketersediaan sarana dan prasarana yang lebih lengkap itu tentu semakin mendukung dan menyukseskan kegiatan tersebut.
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar