Logo Header Antaranews Makassar

Polda Sulselbar bina 9.203 satpam

Kamis, 31 Desember 2015 18:01 WIB
Image Print
Ilustrasi-Sejumlah Satpam perwakilan dari Kota Yogyakarta menunjukan kemampuanya saat lomba Satpam Se-DIY di halaman Polda DIY, Sleman, DI Yogyakarta, Senin (7/12). (ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko)
"Jadi totalnya itu sampai saat ini sekitar 9.203 Satpam...

Makassar (ANTARA Sulsel) - Direktorat Pembinaan Masyarakat (Dirbinmas) Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat membina sebanyak 9.203 Satuan Pengamanan (Satpam) di wilayah ini.

"Jadi totalnya itu sampai saat ini sekitar 9.203 Satpam yang telah kita bina dan proses pembinaannya nanti akan ditingkatkan lagi," ujar Direktur Binmas Polda Sulselbar Kombes Pol Burhanuddin Pulubuhu di Makassar, Kamis.

Burhanuddin Pulubuhu yang ditemui di Mapolda Sulselbar saat penyampaian laporan akhir tahun mengatakan, pola pembinaan para sekuriti ini dilakukan di SPN Batua.

Disebutkannya, dari jumlah 9.203 Satpam di Sulsel yang telah dibinanya itu, 5.834 diantaranya sudah melalui pendidikan Gada Pratama, 89 Gada Madya dan dua Gada Utama.

"Masih ada ribuan Satpam yang belum di Diksar dan itu sudah berada di hotel-hotel menjadi anggota sekuriti. Tapi mereka belum memiliki kualifikasi seperti," ucapnya.

Burhanuddin Pulubuhu menuturkan, ribuan Satpam itu pusat kontrolnya nanti akan berada di Direktorat Binmas Polda Sulselbar. Itu untuk antisipasi agar Satpam tidak liar.

"Yang sudah pendidikan itu dibekali perlengkapan seperti tongkat dan borgol. Tapi itu tergantung dari perusahaan yang memperkejakannya," terangnya.

Kehadiran Satpam di Sulsel khususnya di Makassar dinilainya cukup membantu. Apalagi dalam Operasi Lilin Lipu pada Natal dan Tahun Baru ini juga melibatkan para Satpam tersebut.

"Satpam ikut serta bersama Polri melakukan pengamanan. Khususnya saat tahun baru. Sekitar 50 Satpam dilibatkan melakukan pengamanan. Itu dari perusahan pelayanan jasa Satpam," kata Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Rudi Hartono.



Pewarta :
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026