Pemuda Muhammadiyah Makassar tanam 1.000 pohon

id tanam pohon, pemuda muhammadiyah, penghijauan

Insya Allah, sebanyak 1.000 pohon di peroleh dari Balai Perbenihan Tanaman Hutan Sulawesi
Makassar (ANTARA Sulsel) - Organisasi Pemuda Muhammadiyah Makassar mulai menanam 1.000 pohon secara bertahap di sejumlah titik di wilayah Kota Makassar sebagai bagian dukungan menciptakan penghijauan dan ruang terbuka hijau.

"Insya Allah, sebanyak 1.000 pohon di peroleh dari Balai Perbenihan Tanaman Hutan Sulawesi siap ditanam di beberapa titik di kota Makassar," kata Ketua Bidang Kehutanan dan Lingkungan Hidup Pemuda Muhammadiyah Kota Makassar, Nasrul Haq, Minggu.

Menurut dia, langkah ini sebagai bentuk keseriusan Pemuda Muhammadiyah untuk mengawal dan membantu program penghijauan Pemerintah Kota Makassar untuk mendukung pemeliharaan dan kesehatan lingkungan.

Selain itu, sebagai kota metropolitan, kota Makassar dalam beberapa tahun terakhir sangat jarang terlihat pepohonan rindang. Padahal, suatu kota dapat dikatakan sehat apabila memiliki ruang terbuka hijau

Menyikapi isu tersebut, pihaknya kemudian tergerak untuk melakukan gerakan `Re Green` kota dengan menanam 1.000 pohon itu di sejumlah titik lokasi yang dianggap layak di kota bertajuk Anging Mammiri ini.

"Bukan tanpa alasan, kami melakukakan gerakan ini sebab kelengkapan kota salah satunya pepohonan berfungsi sebagai penyerap zat karbon dioksida yang dikeluarkan kendaraan setiap detiknya, mengingat jumlah kendaraan terus bertambah," ujarnya.

Rencananya, lanjut Nasrun, penanaman pohon tersebut sebagai langkah awalnya mulai di tanam dan disebar ke sekolah-sekolah, kampus serta amal usaha Muhammadiyah lainnya.

Kendati penghijauan akan dilakukan secara berkala namun, kata dia, tidak menutup kemungkinan akan ditambah di daerah lain juga dilakukan hal yang sama.

Penanaman awal pada awal Februari 2016, dengan tahapan penanaman di sejumlah lokasi potensial seperti sekolah-sekolah hingga tempat-tempat terbuka dan strategis lainnya.

"Sejauh ini kita membentuk tim kerja yang akan melakukan survei lokasi dimana perlu didahulukan. Tim itu dikomandoi Udin selaku aktivis lingkungan hidup di kota Makassar dan kader Muhammadiyah," papar dosen Unsimuh Makassar ini. 
Pewarta :
Uploader: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar