Logo Header Antaranews Makassar

Musrembang harus bersinergi antara masyarakt-program pemerintah

Minggu, 13 Maret 2016 06:11 WIB
Image Print
"Masih terlalu banyak hal yang perlu dibenahi dan membutuhkan pemikiran lebih mendalam....

Makassar (ANTARA Sulsel) - Wakil Wali Kota Makassar Dr Syamsu Rizal yang menghadiri penutupan musyawarah perencanaan pembangunan (Musrembang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah Tahun 2017 mengharapkan adanya sinergi keinginan masyarakat dan program kerja pemerintah.

"Masih terlalu banyak hal yang perlu dibenahi dan membutuhkan pemikiran lebih mendalam. Dan yang terpenting yakni bagaimana menemukan jalan untuk menyerap apa yang menjadi keinginan masyarakat," kata Syamsu Rizal di Makassar, Sabtu.

Dia mengatakan, dalam Musrembang ini, semua unit kerja pemerintah harus bisa menyerap apa yang menjadi keinginan masyarakat dan mensinergikannya dengan program pemerintah daerah kemudian mensingkronkannya dengan pemerintah pusat.

Selain itu, dia menyatakan apresiasi atas kerja seluruh rekan yang telah meluangkan tenaga dan pikirannya untuk membuat perubahan di Kota Makassar.

Untuk itu, berbagai indikator standar perlu ditetapkan untuk memberikan rasa nyaman bagi semua sesuai dengan visi Kota Makassar menjadi kota dunia yang nyaman bagi semua.

"Yang menjadi salah satu clue dari program pemerintahan yakni partisipasi masyarakat, sehingga program pemerintah lebih pada peningkatan partisipasi masyarakat untuk mengoptimalkan sumber daya yang dimiliki," tambahnya.

Untuk itulah pentingnya Musrembang, agar ada koridor yang dapat dilakukan bagi seluruh perangkat kerja agar dapat melaksanakan tugas secara maksimal untuk kemajuan bersama.

Deng Ical (sapaan akrab wakil wali kota) melalui Musrembang mengharapkan bisa menjadi evaluasi dan inovasi bagi Pemerintah Kota Makassar, untuk memaksimalkan berbagai sumber daya yang dimiliki mewujudkan Makassar kota dunia yang nyaman bagi semua.

Musrembang diikuti seluruh SKPD, Legislatif, LPM, forum komunikasi daerah, asosiasiasi, profesi, LSM, unsur kepemudaan dan unsur keterwakilan perempuan.



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026