
Atlet PON Sulsel berguguran di penyisihan sirnas

"Tadi di game ketiga saya kalah netting dari Andrew. Padahal stamina saya masih kuat, tetapi Andrew lebih sering memancing saya untuk bermain di depan net," ujarnya.
Makassar (ANTARA Sulsel) - Altet PON Sulawesi Selatan Randi Prakasa dan Khuznulkharim tersingkir setelah takluk dari lawan-lawannya pada babak penyisihan kejuaraan sirkuit nasional (Sirnas) Sulawesi Open Seri II di Gedung Olahraga (GOR) Sudiang Makassar, Sulawesi Selatan, Senin.
Randy Prakasa yang diharapkan bisa melaju kebabak berikut harus tersingkir lebih awal setelah kalah dari Chico Aura Dwiwardoyo (PB Exist, Jakarta, Jakut) dengan dua set langsung dengan skor 21-9 dan 21-12.
Sementara Khuznulkharim yang juga bermain di nomor tunggal dewasa putra, harus tersingkir di babak pertama usai dikalahan Andrew Susanto (Sarwendah Badminton Club) dengan skor 16-21, 21-16 dan 8-21.
"Game pertama saya belum tahu tipe permainan lawan, dan juga dia pun menang angin, sehingga sulit sekali bagi saya untuk bisa mengembangkan permainan terbaik dan menyusul atau bahkan menyamakan angka atas Andrew,"ujar Khuznul usai laga
Pertandingan berlangsung ketat di game pertama. Namun, Khuznul tak sekalipun diberi kesempatan untuk menyalip angka oleh Andrew dan sering tertinggal selisih dua angka seperti 9-11, 13-15, hingga akhirnya Khuznul pun harus kalah 16-21 atas Andrew di game pembuka itu.
Di game kedua, Khuznul tampil lebih meyakinkan. Bagaimana tidak, dirinya mampu mencuri start dengan unggul jauh 6-1 di awal game kedua itu. Sebaliknya, Andrew justru terlihat kesulitan untuk mengembangkan permainan terbaiknya, hingga akhirnya, game kedua pun berhasil di curi Khuznul dengan keunggulan 21-16.
"Game kedua saya berusaha merubah pola permainan, jadi lebih banyak menyerang. Dan beruntung hasilnya bisa menang," kata Khuznul.
Namun sayang, di game penentu permainan Khuznul tak sebaik di game kedua. Dirinya sama sekali tak memberikan perlawan pada Andrew, dan harus kalah telak 8-21 di game penentu itu.
"Tadi di game ketiga saya kalah netting dari Andrew. Padahal stamina saya masih kuat, tetapi Andrew lebih sering memancing saya untuk bermain di depan net," ujarnya.
Hasil ini pun di terima dengan lapang dada oleh Khuznul. "Target sebelumnya di turnamen ini saya ingin tembus delapan besar, tetapi mau bagaimana lagi harus diterima dengan lapang dada hasil ini," sebutnya.
Pewarta : Abd Kadir
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
