
Efisiensi energi ditarget capai 15 persen 2025

"Jika ada sekitar 80 persen bangunan punya komitmen untuk pengematan energi maka target efisiensi nasional ...
Makassar (ANTARA Sulsel) - Core Founder Green building Council Indonesia, Ir Rana Yusuf Nasir menyatakan efisiensi energi bisa memenuhi target hingga 15 persen pada 2025 jika ada komitmen secara bersama dari para pemilik bangunan komersial baru atau lama.
"Jika ada sekitar 80 persen bangunan punya komitmen untuk pengematan energi maka target efisiensi nasional untuk bangunan komersial sebesar 15 persen yang ditetapkan pemerintah akan tercapai pada 2025," kata Core Founder Green building Council Indonesia, Ir Rana Yusuf Nasir dalam acara Schneider Electric bertajuk "Solution World" di Makassar, Selasa.
Sejauh ini, kata dia, komitmen dari pemilik atau pengguna gedung komersial memang belum begitu terlihat untuk mewujudkan program atau target efisiensi energi yang didengungkan pemerintah.
Untuk di DKI Jakarta misalnya, kata dia, dari ribuan lebih gedung yang ada di ibu kota Idonesia itu, sejauh ini baru ada sekitar 36 gedung yang punya atau memiliki data terkait efisiensi energi.
Hal itu tentu berbeda jauh dengan yang berlaku di Amerika Serikat. Negara adi daya itu sudah memiliki konsep yang jelas termasuk data base untuk melihat dan mengetahui sejauh mana satu gedung dalam melakukan efisiensi energi.
Menurut dia, Amerika itu ada yang namanya Comercial Bulding Energy Study yang berada dibawah departemen energi Amerika. Instansi ini bertugas untuk mengumpulkan data terbaru dari setiap gedung yang ada.
"Data efisiensi energi dari gedung tiap tahun mengalami perubahan karena phak gedung juga berkomitmen melaporkan kondisi kekinian. Intinya jika bisa pemilik gedung punya komitmen aka target efisiensi energi sebesar 15 persen dapat tercapai," ujarnya.
Sementara itu, Country President Schneider Electric, Riyanto Mashan, mengatakan saat ini tidak bisa dipungkiri jika teknologi yang bertujuan menjawab kebutuhan efisiensi energi terus mengalami evolusi.
"Kita menghadirkan sejumlah produk yang hemat energi untuk menjawab perkembangan yang kekinian. Kami berkomitmen membantu merealisasikan berbagai bentuk pengelolaan energi yang efisiensi melalui ragam solusi yang saling terkoneksi satu sama lain,` jelasnya.
Adapun beberapa jenis produk yang ditampilkan bagi masyarakat umum dan kalangan mahasiswa itu diantaranya Xightor Pro Video Door Phone System, Smarthome system (EZinstall3), Altivar Process, hingga produk bernama Panel Nes SM6.
Untuk produk Xightor Pro Video Door Phone System merupakanproduk yang dikhususnya untuk kebutuhan apartemen.
Sedangkan Smarthome system (EZinstall3), merupakan solusi homen automation dan lighting control system yang mampu menunjang kenyamanan, kemudahan, sekligus efisiensi penggunaan listrik.
Begitupun dengan produk Altivar Process yang memiliki fungsi speed control yang prima untuk motor 3 fase serta banyak kelebihan seperti power metering, QR Code, hingga pengawasan yang lebih mudah melalui Web Server.
Sementara produk Panel New SM6 yang berperan penting dalam penyaluran listrik dari PLN ke pelanggan berkat beragam fungsi yang dimilikinya, seperti pengukuran konsumsi energi, proteksi terhadap gangguang dan pemutusan arus.
Pewarta : Abd Kadir
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
