Logo Header Antaranews Makassar

Schneider Electric resmikan pengiriman pertama power transformer

Jumat, 27 Mei 2016 18:44 WIB
Image Print
Schneider Electric Indonesia Resmikan Pengiriman Pertama Power Transformer 60 MVA - 150/20kV (Dokumentasi)
"Pengiriman pertama trafo 60 MVA - 150/20kV hari ini menjadi bukti nyata komitmen...

Makassar (ANTARA Sulsel) - Schneider Electric yang merupakan perusahaan global di bidang pengelolaan energi dan automasi telah meresmikan pengiriman pertama Power Transformer 60 MVA - 150/20kV, Jumat.

Country President Schneider Electric Indonesia, Riyanto Mashan, Jumat, mengatakan pengiriman power transformer atau yang dikenal juga sebagai trafo ini merupakan wujud nyata dukungan Schneider Electric Indonesia dalam mensukseskan proyek pembangkit listrik 35.000 MW yang dicanangkan oleh pemerintah Indonesia.

"Pengiriman pertama trafo 60 MVA - 150/20kV hari ini menjadi bukti nyata komitmen kami sebagai mitra terpercaya pemerintah dalam mendukung berjalannya proyek pembangkit listrik 35.000 MW," kata Riyanto melalui rilisnya di Makassar.

Dalam pelaksanannya, proyek pembangunan pembangkit listrik 35.000 MW membutuhkan beragam komponen dalam jumlah yang sangat besar. Untuk produk ini sendiri merupakan produksi di pabrik Schneider Electric Indonesia Cibitung.

Salah satu komponen yang cukup penting adalah trafo yang berfungsi untuk mengatur besaran kapasitas arus listrik sehingga energi listrik bisa tersalurkan sesuai kebutuhan dan termanfaatkan dengan optimal. Khusus untuk proyek nasional ini, dibutuhkan 2.600 set trafo untuk 1.382 unit gardu induk di seluruh Indonesia.

"Sebagai perusahaan yang telah hadir selama lebih dari 40 tahun di Indonesia, kami selalu berusaha menyediakan solusi-solusi berkualitas untuk mendukung pertumbuhan sistem kelistrikan di Indonesia," jelasnya.

Riyanto menambahkan, saat ini persaingan antar pabrik trafo semakin ketat. Oleh karena itu, Schneider Electric harus memberikan nilai tambah bagi konsumen untuk dapat menjaga daya saing.

"Dalam proses desain dan perakitan trafo ini, kami mengandalkan tenaga ahli Indonesia serta mengedepankan konten lokal.

Hal ini, kata dia, merupakan kontribusi pihaknya dalam meningkatkan kemandirian produksi dalam negeri dan memajukan perekonomian Indonesia. Selain itu, untuk memenuhi kebutuhan konsumen yang berbeda-beda, kami juga menawarkan trafo dalam berbagai kapasitas.

"Ini juga sebagai komitmen untuk memenuhi kebutuhan konsumen yang berbeda-beda, kami juga menawarkan trafo dalam berbagai kapasitas," sebutnya.



Pewarta :
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026