Logo Header Antaranews Makassar

Danny Pomanto diundang rumuskan penguatan ekonomi regional

Kamis, 2 Juni 2016 20:58 WIB
Image Print
Moh Ramdhan Pomanto (ANTARA FOTO/Darwin Fatir)
"Saya diundang oleh pemerintah pusat dan BI untuk merumuskan ekonomi regional...

Makassar (ANTARA Sulsel) - Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto untuk kesekian kalinya diundang oleh pemerintah pusat dan Bank Indonesia untuk merumuskan penguatan ekonomi regional di Kawasan Timur Indonesia.

Danny sapaan akrab -- Wali Kota Makassar melalui surat elektroniknya dari Jakarta, Kamis, diminta hadir memberi pandangan terkait kebijakan pemerintah daerah dalam pembangunan infrastruktur perkotaan.

Beberapa terobosan dan perbaikan tata kelola untuk menciptakan efisiensi dan pertumbuhan perekonomian pada Rapat Kordinasi (Rakor) Pemerintah Pusat, Daerah dan Bank Indonesia menjadi fokus pembahasannya.

"Saya diundang oleh pemerintah pusat dan BI untuk merumuskan ekonomi regional dan kita ketahui bersama jika Makassar adalah pintu gerbangnya Indonesia Timur," katanya.

Selain Danny Pomanto yang diundang, beberapa kepala daerah lainnya juga ikut diundang antara lain ; Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini (Risma).

Sementara Rakor tersebut diikuti anggota dewan gubernur BI, Menteri Perdagangan, Menteri Komunikasi dan Informatika, dan Menteri PPN/kepala Bappenas.

Danny diharapkan memberi buah pikiran terhadap komitmen dan rencana ke depan dalam mewujudkan kota berketahanan iklim, bencana, berdaya saing dan cerdas (smart city).

Menurut Gubernur BI, Agus D.W. Martowardojo, Rakor ini dimaksudkan sebagai upaya peningkatan peran daerah dan dalam rangka penguatan perumusan kebijakan ekonomi regional.

Hal ini kata Agus akan berkontribusi khususnya terhadap pengembangan kawasan perkotaan dan pusat pertumbuhan ekonomi baru serta program elektronisasi dalam rangka pengembangan kota cerdas.

"Rakor ini mendorong peningkatan daya saing perkotaan dan pengembangan pusat ekonomi baru sebagai penggerak ekonomi regional," ucapnya.

Rakor ini sendiri merupakan rangkaian kegiatan rapat evaluasi ekonomi dan keuangan daerah (Rekda) triwulan guna memperkuat sinergitas kebijakan BI dan pemerintah bagi penguatan ekonomi regional.

Di Makassar sendiri, tahun ini dicanangkan sebagai tahun infrastruktur, dan penghijauan. Pembangunan infrastruktur dibarengkan dengan penghijauan untuk memberikan ketahanan terhadap lingkungan.

"Penataan pedistrian kawasan perkotaan baik di lingkungan bisnis maupun pemukiman menjadi salah satu upaya pemerintah kota dalam menjalankan pembangunan yang berwawasan lingkungan. Ini juga menghindarkan warga dari ancaman banjir," sebut Danny.



Pewarta :
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026