
RS PT. Inco Sosialisasi Pencegahan Hiv/Aids

Sorowako, Sulsel (ANTARA Sulsel) - Rumah Sakit PT Inco (RS Inco) berinisiatif menggelar sosialisasi pencegahan HIV/Aids karena adanya dugaan virus Human Immunodeficiency Virus (HIV) atau Aids (Acquired Immune Deficiency Syndrome) di Luwu Timur, meningkat.
Beberapa ahli kesehatan masyarakat di daerah itu, Selasa, mensinyalir ada peningkatan meskipun belum bisa dipastikan besaran peningkatannya.
Salah satu sasaran sosialisasi dilakukan ke Departemen External Relations PT Inco dan hadir dalam diskusi ini para staf dan manajer di lingkungan Departemen External Relations PT Inco.
dr Kristiawan Basuki dari RS Inco dan Lukman Hakim, seorang penderita HIV/Aids tampil sebagai nara sumber dalam diskusi pencegahan HIV/Aids tersebut.
"Untuk mencegah virus HIV atau Aids ini, ada beberapa cara, antara lain hindari mengkonsumsi narkoba terutama yang menggunakan jarum suntik bersama, perilaku seks bebas, dan sebaiknya mengetahui apa dan bagaimana virus HIV atau Aids itu menular. HIV ini menjadi masalah karena sekali ia memasuki tubuh seseorang, ia akan menyerang dan membunuh sel-sel kekebalan tubuh," ujar Kristiawan Basuki.
Menurut dia, orang yang terinfeksi virus HIV tidak langsung menjadi "HIV positif" karena terdapat 3 - 6 minggu kadang sampai tiga bulan sebelum tubuh bereaksi terhadap keberadaan virus tersebut.
Penderita HIV/Aids, Lukman Hakim mengisahkan awal mula dirinya terkena virus HIV.
"Saya dulu terjerumus dalam mengkonsumsi narkoba, termasuk menggunakan jarum suntik bersama. Dampaknya, stamina tubuh saya tidak stabil. Kadang seminggu sehat, seminggu kemudian sakit. Saya cek ke puskesmas awalnya dan kemudian saya diberitahu sudah mengidap virus HIV," ujar Lukman Hakim yang sudah tiga tahun menjadi penderita HIV/Aids.
Dia kini aktif dalam Kelompok Dukungan Sebaya, sebuah kelompok yang aktif memberikan advokasi untuk pencegahan HIV/Aids.
"Saya menghimbau siapa saja untuk tidak menjauhi orang yang terkena virus HIV/Aids, tetapi mereka harus dibantu sehingga bisa mencegah ke masyarakat luas, sekaligus diupayakan penyembuhannya. Tentu yang tidak kalah penting adalah jauhi narkoba dan perilaku seks bebas," ujarnya.
RS PT Inco akan menggelar sosialisasi pencegahan HIV/Aids ini secara reguler sehingga semua karyawan dan masyarakat dapat berpartisipasi dalam upaya pencegahan HIV/Aids ini.
(T.PSO-099/F003)
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
