Logo Header Antaranews Makassar

Wali Kota Makassar ajak SKPD berzakat

Rabu, 29 Juni 2016 21:20 WIB
Image Print
"Pemimpin adalah contoh bagi bawahannya dan melalui zakat, infaq dan sedekah ini mari kita budayakan...

Makassar (ANTARA Sulsel) - Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto menyerahkan zakat, infaq dan sedekahnya kepada Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Makassar sekaligus mengajak seluruh pejabat di jajaran pemerintahan Kota Makassar untuk berzakat.

"Pemimpin adalah contoh bagi bawahannya dan melalui zakat, infaq dan sedekah ini mari kita budayakan Gerakan Makassar Berzakat," ujarnya saat menyerahkan zakat di Baznas Makassar, Rabu.

Wali Kota yang akrab disapa Danny Pomanto itu mengatakan, zakat, infaq dan sedekah yang diserahkan kepada Baznas Makassar bersumber dari pejabat lingkup Pemerintah Kota Makassar.

Sebanyak 54 kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan 14 Camat juga ikut menyerahkan zakat, infaq dan sedekahnya termasuk Wali Kota Danny Pomanto, Wakil Wali Kota Syamsu Rizal dan Sekretaris Kota Ibrahim Saleh.

Danny menyampaikan potensi zakat di Pemkot Makassar sangat besar dan jika dikelola dengan baik dapat berperan dalam menyejahterakan masyarakat.

"Titipkanlah harta kita melalui lembaga yang memang konsen menangani itu. Ada Baznas yang ahli mengelolanya, maka percayakanlah zakat kita dikelolanya," katanya.

Menurutnya, Baznas Kota Makassar adalah lembaga bentukan pemerintah yang profesional, kredibel dalam menghimpun dan mengelola zakat, infaq, dan sedekah.

Sebagai muslim, lanjut Danny, membayar zakat adalah kewajiban yang harus ditunaikan. Dengan zakat setiap muslim dapat membersihkan hartanya dari hak orang lain yang ada di dalamnya.

Zakat juga bisa mempersempit jurang perbedaan antara masyarakat sejahtera, dan pra sejahtera.

Ketua Baznas Kota Makassar, Anis Kama menyebut Wali Kota Danny adalah pejuang zakat yang mendorong jajarannya ke arah kebaikan dengan memberikan teladan yang baik.

"Ini bukan kali pertama Pak Wali memperjuangkan zakat. Semoga gerakan yang diawali oleh pemerintah dapat diikuti oleh masyarakat," ungkap Anis Kama.

Sementara itu, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Kota Makassar, Kamaruddin Munde menyampaikan Gerakan Makassar Berzakat yang digagas Wali Kota Danny adalah kali pertama di Makassar,

"Ini adalah yang pertama kalinya dilaksanakan, apalagi dengan melibatkan Baznas Kota Makassar untuk mengelola zakat, infaq dan sedekah kita," terangnya.

Pada Gerakan Makassar Berzakat, Wali Kota Danny juga menyerahkan bantuan kepada 1.300 imam rawatib, 2.500 guru mengaji, dan 850 pemandi jenazah. Selain itu, bantuan juga diberikan kepada ulama, dan hafiz Al Quran.



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026